Talaud Sulawesi Utara
Wakil Bupati Kepulauan Talaud Moktar Arunde Parapaga Imbau Masyarakat Waspada Perubahan Cuaca
Masyarakat Kepulauan Talaud diminta waspada terkait perubahan cuaca memasuki musim hujan. BPBD Talaud dan stakeholder terkait juga diminta waspada.
Penulis: Ivent Mamentiwalo | Editor: Isvara Savitri
TRIBUNMANADO.CO.ID, TALAUD - Memasuki musim hujan, masyarakat diimbau agar waspada terhadap perubahan cuaca yang terjadi saat ini.
Imbauan ini juga diberikan kepada masyarakat Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara.
"Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terutama yang bermukim di pinggiran pantai, lereng bukit, dan di tempat yang rawan terjadi bencana seperti pohon tumbang, gelombang tinggi, dan tanah longsor," ungkap Parapaga kepada Tribunmanado.co.id, Senin (24/10/2022).
Beberapa hari ke depan, wilayah Kepulauan Talaud diprediksi masih berpeluang terjadi angin kencang dengan disertai hujan deras.
Parapaga juga meminta BPBD Talaud serta seluruh stakeholder terkait agar tetap memantau situasi.
Jika terjadi bencana alam, mereka diminta meninjau dan membantu masyarakat.
Baca juga: Sosok Jendry Pitoy, Kiper Legendaris yang Kini Beri Latihan Khusus untuk Penjaga Gawang Sulut United
Baca juga: Momen Ariel NOAH Sembunyi di Dalam Mobil Saat Nonton BCL Manggung, Ketahuan hingga Dipaksa Keluar
Satu Rumah Warga di Desa Alo Kabupaten Talaud Sulawesi Utara Rusak Diterjang Angin Puting Beliung
Satu rumah warga di Desa Alo Kecamatan Rainis, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, rusak diterjang angin puting beliung, Sabtu (22/10/2022) sekitar pukul 10.00 Wita.
Kerusakan terjadi pada bagian atap rumah.

Sementara itu, saat kejadian berlangsung, pemilik rumah tersebut, Erna Unas (57), tidak berada di tempat.
Kejadian ini tidak memakan korban.
Berdasarkan keterangan saksi perempuan, Nove Lamurahan (39), saat itu dirinya melintas dari arah depan rumah korban.
Baca juga: Resep dan Cara Membuat Nasi Tim Ayam Jamur, Super Enak, Gurih Bikin Nagih, Bisa Dilakukan di Rumah
Baca juga: Gubernur Olly Dondokambey Sambut Komisi XI DPR RI Kunker di Sulawesi Utara
Tiba-tiba dirinya melihat angin puting beliung yang berhembus dari arah barat menuju ke timur.
Angin tersebut menerjang atap rumah milik Erna Unas.
Atap rumah pun terangkat ke udara dan jatuh menimpa atap rumah milik keluarga Tinuwo-Bawataa yang berjarak sekitar 10 meter dari rumah Erna Unas.

Kerugian material akibat kejadian ini diperkirakan hingga Rp 10 juta.
Dengan kejadian ini, pihak kepolisian mengimbau agar warga tetap waspada mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu saat ini.(*)