Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sejarah

Kisah William Patrick, Ponakan Adolf Hitler yang Melawan Pamannya Sendiri di Perang Dunia II

Kisah William Patrick Hitler, Ponakan Adolf Hitler yang Melawan Pamannya Sendiri di Perang Dunia II

Editor: Rizali Posumah
Istimewa
Adolf Hitler - Kisah William Patrick, Ponakan Adolf Hitler yang Melawan Pamannya Sendiri di Perang Dunia II. 

Pada tahun 1929, Alois memanggil William. Saat itulah dia bertemu pamannya, Adolf, di rapat umum Partai Nazi.

Tahun berikutnya, Adolf Hitler yang akan segera menjadi diktator mengirimi keponakannya sebuah foto bertanda tangan.

Pada tahun 1933, Adolf Hitler menjadi diktator di Jerman, dan William pergi ke sana untuk melihat apakah dia dapat mengambil manfaat dari koneksi pamannya.

Pamannya memberinya serangkaian pekerjaan, dari teller bank hingga penjual mobil, tetapi ini tidak memuaskan William.

Seperti darah Hitler yang mengalir di tubuhnya, William kemudian mulai mengancam pamannya dengan pengungkapan publik rahasia keluarga kecuali dia mendapat posisi yang sesuai.

Karena tak mempan, William pun meninggalkan Jerman dan kembali ke Inggris.

Namun, saat itu tahun 1938-1939, Inggris telah bergabung dengan kubu anti-Hitler.

William tidak dapat menemukan pekerjaan dan bahkan tidak diizinkan masuk ke angkatan bersenjata Inggris karena ikatan keluarganya dengan Adolf Hitler.

Beruntung bagi William Patrick, penerbit terkenal Amerika William Randolph Hearst mengundang dia ke Amerika Serikat untuk tur kuliah.

Ketika perang pecah pada September 1939, William tetap berada di AS.

Sekali lagi William mencoba untuk mendapatkan pekerjaan, tetapi dengan namanya, itu tidak mudah.

Dia mencoba bergabung dengan Angkatan Bersenjata Amerika Serikat, tetapi ditolak karena dia berada di Inggris.

Akhirnya, pada tahun 1944, dia menulis kepada Presiden Roosevelt, menyatakan ingin membantu dalam perang ini.

Akhirnya, FBI membebaskannya dan dia bergabung dengan Angkatan Laut AS pada Maret 1944.

William bertugas melayani orang-orang yang terluka selama perang,

Halaman
123
Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved