Internasional

Lawan Tradisi Kerajaan Inggris, Raja Charles III Tolak Tinggal di Istana Buckingham

Raja Charles III menolak tinggal di Istana Buckingham. Ia memilih tinggal di kediaman pribadi bersama Permaisuri Camilla.

Editor: Isvara Savitri
The Sun
Akhir pemakaman Ratu Elizabeth II, Raja Charles III menangis. Sang Raja tampak beberapa kali menghapus air mata saat menatap peti mati ibunya. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Raja Charles III menolak tinggal di Istana Buckingham, Inggris.

Hal tersebut merupakan sebuah bentuk perlawanan tradisi Kerajaan Inggris.

Penerus Ratu Elizabeth II tersebut memilih tinggal di kediamannya yang sekarang, Clarence House.

Ia tinggal bersama sang istri, Permaisuri Camilla.

Dikutip dari New York Post pada Sabtu (15/10/2022), Clarence House dapat dijangkau dengan berjalan kaki singkat dari Istana Buckingham.

Penolakan Raja Charles III tinggal di Istana Buckingham ini melawan tradisi pemerintahan Ratu Elizabeth II.

Baca juga: Resep dan Cara Membuat Udang Goreng Saus Tiram Gurih, Nikmat untuk Santapan Keluarga

Baca juga: 145 Calon Panwaslu Kecamatan Minahasa Tenggara Sulawesi Utara Ikuti Seleksi CAT

Namun, simbol Royal Standard akan tetap berkibar di Istana Buckingham--selain Clarence House tentunya--karena menjadi markas operasional Raja Charles III.

Istana Buckingham saat ini masih dalam proses renovasi 10 tahun yang akan selesai pada 2027.

Buckingham telah menjadi kediaman resmi setiap penguasa Inggris sejak 1837. Ratu Elizabeth II tinggal di sana hingga Maret 2020, ketika pandemi memaksanya pindah dari pusat kota London ke Kastil Windsor.

Ada seorang profesor yang menjadi tukang kebun di Istana Buckingham.
Ada seorang profesor yang menjadi tukang kebun di Istana Buckingham. (Creative Commons - Diliff)

Sumber Kerajaan Inggris mengatakan kepada Sunday Times bahwa Raja Charles sangat nyaman di Clarence House, yang sebelumnya ditempati oleh Ibu Ratu.

"Saya tahu dia bukan penggemar 'rumah besar', begitu dia menyebut istana," kata salah satu sumber.

“Dia tidak melihatnya sebagai rumah masa depan yang layak atau rumah yang sesuai untuk tujuan di dunia modern. Dia merasa bahwa pemeliharaannya, baik dari segi biaya maupun lingkungan, tidak berkelanjutan.”

Baca juga: Resep Seafood Tumpah ala HARRIS Puri Mansion, Bisa Dibuat Dirumah Lengkap dengan Sausnya

Baca juga: BERITA FOTO: Vihara Dhammadipa Manado Gelar Peresmian Taman Cinta Kasih dan Rupang Si Mian Seng

"Memang benar bahwa Camilla tidak ingin tinggal di Istana Buckingham," kata sumber lain.

Meski Raja Charles III tidak ingin Istana Buckingham menjadi kediaman pribadinya, seorang sumber kerajaan berujar kepada Sunday Times bahwa dia ingin membuatnya lebih terbuka untuk umum:

“Dia menyadari itu perlu terus berkembang, dan di era modern orang ingin dapat mengakses istana mereka. Dia menyukai itu dan melihatnya lebih sebagai tempat umum daripada ruang pribadi.”

Akhir pemakaman Ratu Elizabeth II, Raja Charles III menangis. Sang Raja tampak beberapa kali menghapus air mata saat menatap peti mati ibunya.
Akhir pemakaman Ratu Elizabeth II, Raja Charles III menangis. Sang Raja tampak beberapa kali menghapus air mata saat menatap peti mati ibunya. (The Sun)

Rencana lain yang sedang dipertimbangkan adalah Istana Buckingham menjadi ruang pameran permanen untuk menghormati rekor pemerintahan Ratu Elizabeth II.

Selain Clarence House, Raja Charles III juga dapat menggunakan rumah-rumah yang lain seperti Highgrove di Gloucestershire, Sandringham di Norfolk, dan Birkhall di perkebunan Balmoral.(*)

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Raja Charles III Lawan Tradisi, Tolak Tinggal di Istana Buckingham".

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved