Kerusuhan di Malang

Penyesalan Pemain Arema FC, Kini Dihantui Rasa Bersalah, 'Kalau Saja Kemarin Kami Menang'

Kematian ratusan suporter Arema FC membuat Muhammad Rafli dan pemain lainnya tak tenang dalam menjalani hari-harinya.

Editor: Ventrico Nonutu
SURYAMALANG.COM/Purwanto/Instagram @aremafcofficial
Muhammad Rafli pemain Arema FC merasa bersalah atas tragedi di Stadion Kanjuruhan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang meninggalkan duka dan penyesalan.

Para pemain Arema FC kini dihantui rasa bersalah usai tragedi Kanjuruhan.

Muhammad Rafli, pemain Arema FC, turut merasa bersalah atas tewasnya ratusan suporter Aremania.

Baca juga: Peringatan Dini Rabu 5 Oktober 2022, BMKG: 29 Wilayah Potensi Hujan Lebat, Petir dan Angin Kencang

Baca juga: Rizky Billar Kabarnya Diusir Mertua Saat Jengguk Lesti Kejora di Rumah Sakit, Mereka Terancam Cerai

Kematian ratusan suporter Arema FC membuat Muhammad Rafli dan pemain lainnya tak tenang dalam menjalani hari-harinya.

Hal ini diungkap oleh Laras Carisa, istri dari Muhammad Rafli.

"Di saat semua memperdebatkan siapa yang salah, ada pemain yang diam-diam merasa bersalah. " Tulis Laras Carissa dalam instagram pribadinya.

Ia menyebutkan bahwa para pemain Arema FC terngiang-ngiang dengan kekalahan dan berandai jika laga itu berhasil dimenangkan, mungkin tak akan ada korban jiwa yang berjatuhan.

"Kalau saja kemarin kami menang, pasti hal ini tidak terjadi dan tidak akan ada korban jiwa," Pernyataan yang terus terulang di otak kami.

Ada para pemain yang tidak bisa tidur, tidak nafsu makan, terus terusan menangis dan tidak bisa beraktivitas karena perasaan bersalah yang menghantui."

"Menyaksikan puluhan hingga ratusan korban jiwa bergelatakan di Stadion pasti sangat traumatis, beberapa dari kamipun ikut bantu evakuasi, tetapi rasa bersalah dari kami tidak berhenti membumbui pikiran hingga perasaan hancur lebur.

Tidak ada yang mengharapkan kekalahan namun lagi dan lagi, tidak ada sepak bola seharga nyawa manusia.

Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya, semoga korban tenang di sisi Allah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan." tulis Laras Carissa.

Tangis Javier Roca Pecah Ceritakan Aremania Meninggal

Pelatih Arema FC, Javier Roca tak kuasa menahan air matanya saat ceritakan tragedi Arema Vs Persebaya, Sabtu (1/10/2022).

Halaman
1234
Sumber: TribunNewsmaker
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved