Bitung Sulawesi Utara

Pemerintah Kota Bitung Sulawesi Utara Rencana Rekrut 140 Calon P3K, Jadwalnya Masih Dibahas

Kebutuhan akan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), tengah dijajaki oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung

IST
BKPSDMD dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kots Bitung menghadiri pelaksanaan rapat koordinasi pelaksanaan seleksi calon P3K untuk jabatan fungsional guru pada instansi daerah tahun 2022, di Makassar. 

TRIBUNMANADO.CO.ID – Kebutuhan akan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), tengah dijajaki oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung melalui Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Diantaranya, melalukukan rapat Koordinasi (Rakor) pelaksanaan seleksi calon P3K untuk jabatan fungsional guru pada instansi daerah tahun 2022, di Makassar.

Menurut Kepala BKPSDM Kota Bitung Forsman Dandel, pihaknya tenah membahas jadwal penerimaan P3K.

“Usulan formasi, 106 Guru SD dan SMP dan 34 tenaga kesehatan untuk sembilan Puskesmas di Kota Bitung, laboratorium kesehatan dan Dinas Kesehatan Kesehatan Kota Bitung,” kata Forsman Dandel, Jumat (30/9/2022).

Lanjut Forsman, terkait dengan rencana rekrutmen calon P3K di Kota Bitung diperkuat dengan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi republik Indonesia nomor 515 tahun 2022.

Tentang penetapan kebutuhan pegawai aparatur sipil negara di lingkungan pemerintah Kota Bitung tahun anggaran 2022.

Sebelumnya, sebanyak 111 orang pada hari Senin (30/5/2022) telah menerima Surat Keputusan (SK) Pengangkatan dan Penyerahan Perjanjian Kerja, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) guru di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Bitung Forsman Dandel dalam laporannya bilang, ada 364 yang melamar.

Dengan basil 48 orang lulus tahap I dan 63 orang lulus tahap II, tersebar di 13 formasi.

Ahli pertama Guru Agama Kristen tujuh orang, Agama Katolik delapan orang, guru Agama Hindu dua orang, guru Agama Islam dua orang, guru Bahasa Indonesia empat orang.

Empat orang guru bahasa Inggris, guru bimbingan konseling dua orang, guru IPS satu orang, guru kelas 50 orang, 10 orang guru Matematika, guru Penjasorkes lima orang.

Lalu guru PPKN empat orang dan guru Prakarya dan Kewirausahaan 12 orang. (crz)

Baca juga: Pengakuan Lesti Kejora Terbukti Nyata, Laporkan Rizky Billar dan Minta Pulang Rumah Orangtua

Baca juga: Kasus Cabul dan Kekerasan Meningkat di Kabupaten Boltim Sulawesi Utara

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved