Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Maut, Sopir Nangis Sebabkan Ayah dan Anak Tewas, Ternyata Pernah Ada Insiden 3 Tahun Lalu

Sopir truk yang terlibat kecelakaan maut di Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Sumatera Desa Padang Jawi Kabupaten Bengkulu Selatan menyesal

Editor: Glendi Manengal

Keluarga korban pun sudah menerima atas meninggalnya kedua korban (ayah dan anak, red). Dan pihak keluarga juga menganggap kecelakaan maut yang menghilangkan nyawa korban adalah musibah.

Korban juga telah dimakamkan tidak jauh dari rumahnya tepatnya di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Lubuk Resam Kecamatan Kedurang tak lama setelah keluarga menerima jenazah korban.

Kronologi Kecelakaan Maut

Ayah dan anak ini tewas dalam kecelakaan maut setelah motor yang dikendarai sang ayah ditabrak  truk diesel bermuatan sawit. Diduga sopir truk dalam kondisi mengantuk.

Kronologi kejadian berawal saat korban Ayusiman sang ayah membonceng Eva dengan mengendarai sepeda motor Honda Scoopy nopol BD 5561 IE menuju Kota Manna untuk menghadiri urusan keluarga.

Saat melintas di TKP, ada mobil truk pengangkut sawit dari arah berlawanan kemudian menabrak sepeda motor korban yang tak sempat lagi menghindari truk yang datang.

Kedua korban dan sepeda motor pun masuk ke dalam kolong truk. Saat itu, cuaca di lokasi kejadian memang dalam kondisi hujan deras.

Sang ayah Ayusiman masih sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun, diperkirakan dalam perjalanan korban meninggal dunia.

Sedangkan anaknya bernama Eva Anggreani memang sudah meninggal dunia akibat terjepit di bawah truk.

Dari pengakuan sopir, Melson (35) warga Desa Tanjung Bulan Kaur saat kejadian ia memang dalam posisi mengantuk.

"Malam tadi saya muat TBS sawit di daerah Seginim, memang posisi tidak tidur. Selesai muat, saya langsung berangkat. Pas lewat di lokasi saya senyap akibat mengantuk. Saya terbangun disebabkan dengan adanya suara keras dari depan mobil," ungkap sopir truk.

Artikel ini telah tayang di Tribunbengkulu.com dengan judul Sopir Truk Menangis Akui Tabrak Ayah dan Anak karena Mengantuk: Sudah Dua Kali Kecelakaan Tewas

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved