Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Brigadir J Tewas

Tak Kalah Sukses dari Brigadir J, Ini Sosok Para Kakak & Adik Yosua, Ada yang Kerja di Kementerian

Inilah sosok para saudara dari Brigadir J yang ternyata memiliki karier yang sukses.

Editor: Tirza Ponto
Kolase Tribun Manado/ Handout/ Facebook/ Instagram/ @yunihutabarat12
Tak Kalah Sukses dari Brigadir J, Ini Sosok Para Kakak & Adik Yosua, Ada yang Kerja di Kementerian 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Di tengah penyidikan kasus pembunuhan Brigadir Yosua alias Brigadir J publik menyoroti perjalanan karier Brigadir J yang dinilai mentereng.

Dikutip dari TribunJakarta.com, ia pernah bertugas di Papua, kemudian menjadi Sniper di Jambi, dipercaya sebagai Provos di Mako Brimob Polda Jambi, kemudian mengikuti sejumlah tes dan menjadi ajudan Kadiv Propam.

Brigadir J yang lahir pada November tahun 1994 dan dianggap memiliki karier yang mentereng.

Baca juga: Viral Kekasih Brigadir J Kini Dijodohkan dengan Adiknya Reza Hutabarat, Salting Saat Live Bareng

Kolase foto Reza Hutabarat alias Bripda LL dan Brigadir Yosua alias Brigadir J.
Kolase foto Reza Hutabarat alias Bripda LL dan Brigadir Yosua alias Brigadir J. (Dok. Handout)

Usut punya usut, Brigadir J juga memiliki adik yang berkarier di kepolisian.

Namanya Reza Hutabarat alias Bripda LL Hutabarat.

Selain Yosua Hutabarat dan Reza Hutabarat yang menjadi polisi, orangtua Brigadir J juga punya dua anak wanita yang tak kalah sukses dan membanggakan.

Kisah orangtua Brigadir J mengantarkan keempat anaknya menuju kesuksesan ini banyak diapresiasi.

Apalagi diketahui, Samuel Hutabarat dan Rosti Simanjuntak, ayah dan ibu Brigadir J, sebenarnya bukan dari kalangan orang berlebih secara materi.

Sehari-harinya, Rosti Simanjuntak bekerja sebagai guru SD, sedang Samuel Hutabarat merupakan seorang petani.

Namun dari pekerjaan sederhana mereka, keempat anaknya berhasil mendapatkan profesi yang menjanjinkan.

Seperti apa? Berikut ulasannya:

1. Yuni Hutabarat

Yuni Hutabarat, kakak dari almarhum Brigadir J berkarir di Kementerian Pertanian.
Yuni Hutabarat, kakak dari almarhum Brigadir J berkarir di Kementerian Pertanian. (Instagram @yunihutabarat12)

Kakak sulung Brigadir J diketahui bernama Yuni Hutabarat.

Yuni Hutabarat menjadi salah satu yang vokal memperjuangkan kasus adiknya.

Ia tak terima ketika Putri Candrawathi menuduh Brigadir J melakukan pelecehan.

Semenjak kasus Brigadir J menyeruak, sosok Yuni ikut menjadi sorotan.

Instagramnya diketahui bernama @yunihutabarat12.

Akun itu kini telah diikuti hingga 15 ribu followers.

Baca juga: Jaksa Agung Siap Tangani Kasus Brigadir J, Tegaskan Semakin Sulit Perkara, Semakin Semangat

Baca juga: Sosok Febri Diansyah, Mantan Jubir KPK Jadi Kuasa Hukum Putri Candrawathi, Akui Bela Secara Objektif

Dilihat dari berbagai unggahannya, Yuni tak kalah sukses dari Brigadir J.

Yuni Hutabarat diketahui bekerja di Kementerian Pertanian.

Ia kerap mengunggah foto-foto ketika memakai seragam kedinasan berwarna cokelat.

Foto kenangannya bersama almarhum Yosua juga banyak ditemukan di akun Instagram miliknya.

2. Brigadir J atau Yosua Hutabarat

Kolase Foto Irjen Ferdy Sambo dan Brigadir Yosua alias Brigadir J. 2
Kolase Foto Irjen Ferdy Sambo dan Brigadir Yosua alias Brigadir J.

Brigadir J lahir pada November tahun 1994.

Di mata keluarganya, dia dikenal sebagai sosok pria yang lembut.

Sejak dulu, mereka tinggal di rumah sederhana, rumah dinas Sekolah Dasar (SD) Negeri 074, Desa Suka Makmur, Unit 1, Sungai Bahar, Muaro Jambi.

Brigadir J menempuh pendidikan di Sekolah Dasar Negeri 74 Muaro Jambi, SMP Negeri 12 Muaro Jambi, dan SMA Negeri 4 Muaro Jambi.

Setelah lulus SMA, ia langsung mengikuti tes polisi di SPN Polda Jambi tahun 2012, hingga menjadi anggota Brimob

Tiga bulan tugas, ia diberangkatkan tugas ke Papua.

Saat itu, ayahnya, Samuel Hutabarat hanya membekali Brigadir J sebuah Alkitab.

Ayah Brigadir J, Samuel Hutabarat mengatakan, tidak ada perubahan dari Nofriansyah sebelum maupun sesudah menjadi anggota polisi.

"Kalau perubahan tidak ada ya, karena begitu lulus langsung jadi Polisi dia," kata Samuel dilansir dari Tribun Jambi, Kamis (14/7/2022).

Karier Brigadir J terus meloncat di Kepolisian.

Dia pernah bertugas di Pamenang, Jambi selama 3 tahun.

Kala itu, Brigadir J dipercaya sebagai Sniper di titik rawan saat hari besar keagamaan.

Kemudian, ia kembali dipercaya sebagai Provos di Mako Brimob Polda Jambi.

Selama 3 tahun jadi Provos, ia mengikuti seleksi di Mabes untuk menjadi ajudan.

Pada tahun 2019, ia bertugas di Mabes Polri sebagai ajudan Kadiv Propam.

"Dilihat Nofriansyah bagus. Sehingga Pak Ferdy Sambo, Kadiv Propam, menarik Nofriansyah jadi ajudan," tutur Rohani Simanjuntak, selaku bibi Brigadir J.

Brigadir J adalah anak kedua dari sepasang ibu yang berprofesi sebagai guru dan ayah yang berprofesi sebagai petani.

"Nofriansyah itu suka bercerita. Orangnya lembut. Di antara 4 bersaudara orang ini, Yosua yang paling lembut," ujarnya.

Rohani pun mengatakan Brigadir J mendapatkan perlakukan baik dari Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo serta istrinya.

Brigadir J mendapatkan kepercayaan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Polisi itu tidak pernah bercerita bahwa ada masalah dengan Kadiv Propam itu.

"Tidak pernah ceritakan masalah. Kalau ditanya, dia jawab 'baik di sana mak. Tenang di sini'. Itu kata dia. Dia orangnya jujur, baik. Dia dekat dengan jendral itu. Ini baik keluarganya," tuturnya.

3. Reza Hutabarat

Potret Brigadir Yosua dan adiknya Reza Hutabarat
Potret Brigadir Yosua dan adiknya Reza Hutabarat (Facebook Roslin Emika)

Mengikuti jejak kakaknya, Reza Hutabarat juga bekerja sebagai abdi negara di Polri.

Ia masuk kepolisian dengan pangkat Bripda yang bertugas di Polda Jambi, sebelumnya berada di Mabes Polri.

Namun setelah kasus sang kakak, Reza Hutabarat diketahui ditarik kembali ke Jambi.

Kini sosok Reza banyak memiliki penggemar di media sosial.

Tak hanya soal kasus Brigadir J, netizen juga terpesona dengan ketampanan Reza Hutabarat.

Adik Brigadir J ini sekarang aktif di media sosial, terutama TikTok.

Ia kerap membuat live di TikTok yang diminati banyak penonton.

Di Instagram, Reza Hutabarat juga punya banyak pengikut.

Tercatat hingga saat ini, akun Instagramnya diikuti 111 ribu followers.

4. Devi Hutabarat

Berbeda dari saudaranya yang lain, tidak diketahui apakah Devi Hutabarat memiliki akun Instagram atau tidak.

Foto-fotonya hanya diketahui dari Instagram sang kakak, Yuni Hutabarat.

Devi Hutabarat diketahui bekerja di RS Bhayangkara Jambi.

Kisah Rosti Simanjuntak dan Samuel Hutabarat

Dikutip dari Tribun Jambi, Samuel Hutabarat lahir tahun 1965, ia merupakan warga asli Padangsidimpuan, Sumatera Utara.

Di tahun 1997, Samuel memutuskan menetap di Kecamatan Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi, dan Saat ini tinggal di Desa Suka Makmur.

Baca juga: Sambil Terisak, Rosti Ungkap Sosok Almarhum Brigadir J, Ternyata Punya Insting Luar Biasa

Tangis ibunda Brigadir J, Rosti Simanjuntak pecah tatkala meminta bantuan publik untuk mengawal kasus kematian Yosua oleh Ferdy Sambo Cs.
Tangis ibunda Brigadir J, Rosti Simanjuntak pecah tatkala meminta bantuan publik untuk mengawal kasus kematian Yosua oleh Ferdy Sambo Cs. (Youtube channel Bonapasogit Studio)

Sang Ayah Samuel Hutabarat lahir tahun 1965, ia merupakan warga asli Padangsidimpuan, Sumatera Utara.

Di tahun 1997, Samuel memutuskan menetap di Kecamatan Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi, dan Saat ini tinggal di Desa Suka Makmur.

Sementara Itu, Rosti Simanjuntak lahir di Kecamatan Balige, Tapanuli Utara, pada tahun 1968.

Samuel Hutabarat memutuskan mempersunting Rosti Simanjuntak sebagai pasangan hidup. Sekian lama membina bahtera rumah tangga, kedua pasangan ini akhirnya dikaruniai empat anak, Dua perempuan dan dua laki-laki.

Anak pertama bernama Yuni Hutabarat, kedua Nofriansyah Yosua Hutabarat, ketiga Devi Hutabarat, dan keempat Mahareza Putra Hutabarat.

Samuel mengaku pernah bekerja kantoran.

Namun tidak berselang lama, Dia akhirnya memutuskan banting setir menjadi petani sawit, karena di daerahnya di Sungai Bahar tersebut merupakan penghasil utama kelapa sawit.

Sehari-hari, Samuel bekerja sebagai seorang petani sawit. Pekerjaan yang tekun dia geluti ini untuk memenuhi segala kebutuhan keluarga dengan empat anak.

Samuel tidak hentinya bersyukur, manakala dia mampu mengantarkan anak-anaknya sukses meraih pendidikan. Dia merasa terberkati, dengan profesinya sebagai petani sawit.

"Saya bilang itu keajaiban dari Tuhan, karena kita manusia biasa dengan keadaan saya begini ya karena ini kehendak dari Tuhan, ya kita tidak tahu karena bukan pemikiran kita," katanya.

Samuel dan Rosti memilih tinggal di rumah dinas guru yang disediakan oleh pemerintah sejak tahun 2003 hingga saat ini dirinya belum memiliki rumah sendiri.

Begitu sederhana kehidupannya, mungkin banyak orang yang tak menyangka bahwa mereka berhasil mengantarkan anak-anaknya untuk bisa sukses. 

Artikel tayang di Tribunnewsmaker.com  TribunJakarta.com

Baca Berita Tribun Manado disini:

https://bit.ly/3BBEaKU

Sumber: TribunNewsmaker
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved