Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Brigadir J Tewas

Tak Banyak yang Tahu, Brigadir J Ternyata Punya Kakak dan Adik Perempuan, Miliki Pekerjaan Mentereng

Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J juga memiliki kakak kandung yang memiliki pekerjaan mentereng. Hanya saja jarang tersorot.

(Instagram @yunihutabarat12)
Foto kenangan keluarga Brigadir J, Tak Banyak yang Tahu, Brigadir J Ternyata Punya Kakak dan Adik Perempuan, Miliki Pekerjaan Mentereng 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tak banyak yang tahu, ternyata Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J memiliki saudara selain Bripda Reza Hutabarat.

Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J juga memiliki kakak kandung yang memiliki pekerjaan mentereng.

Hanya saja jarang tersorot.

Baca juga: Diduga Banting, Cekik hingga Seret Lesti Kejora ke Kamar Mandi, Rizky Billar Terancam 15 Tahun Bui

Samuel Hutabarat dan Rosti Simanjuntak ternyata memiliki dua anak wanita yang tak kalah sukses dan membanggakan.

Kerja keras orangtua Brigadir J mengantarkan keempat anaknya menuju kesuksesan mendapat apresiasi.

Apalagi diketahui, Samuel Hutabarat dan Rosti Simanjuntak, sebenarnya bukan dari kalangan orang berlebih secara materi.

Sehari-harinya, Rosti Simanjuntak bekerja sebagai guru SD, sedang Samuel Hutabarat merupakan seorang petani.

Namun dari pekerjaan sederhana mereka, keempat anaknya berhasil mendapatkan profesi yang menjanjinkan.

Seperti apa? Berikut ulasannya:

1. Yuni Hutabarat

Kakak sulung Brigadir J diketahui bernama Yuni Hutabarat.

Yuni Hutabarat menjadi salah satu yang vokal memperjuangkan kasus adiknya.

Ia tak terima ketika Putri Candrawathi menuduh Brigadir J melakukan pelecehan.

Semenjak kasus Brigadir J menyeruak, sosok Yuni ikut menjadi sorotan.

Instagramnya diketahui bernama @yunihutabarat12.

Akun itu kini telah diikuti hingga 15 ribu followers.

Dilihat dari berbagai unggahannya, Yuni tak kalah sukses dari Brigadir J.

Yuni Hutabarat diketahui bekerja di Kementerian Pertanian yang dipmpin Menteri Syahrul Yasin Limpo.

Ia kerap mengunggah foto-foto ketika memakai seragam kedinasan berwarna cokelat.

Foto kenangannya bersama almarhum Yosua juga banyak ditemukan di akun Instagram miliknya.

2. Brigadir J atau Yosua Hutabarat

Sebagaimana diketahui, Brigadir J atau Yosua Hutabarat merupakan anggota Polri.

Brigadir J lahir pada November tahun 1994.

Ia dibesarkan di Desa Suka Makmur, Kecamatan Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi.

Sejak dulu, mereka tinggal di rumah sederhana, rumah dinas Sekolah Dasar (SD) Negeri 074, Desa Suka Makmur, Unit 1, Sungai Bahar, Muaro Jambi.

Brigadir J menempuh pendidikan di Sekolah Dasar Negeri 74 Muaro Jambi, SMP Negeri 12 Muaro Jambi, dan SMA Negeri 4 Muaro Jambi.

Setelah lulus SMA, ia langsung mengikuti tes polisi di SPN Polda Jambi tahun 2012, hingga menjadi anggota Brimob.

Dia pernah bertugas di Pamenang, Jambi selama 3 tahun.

Kala itu, Brigadir J dipercaya sebagai Sniper di titik rawan saat hari besar keagamaan.

Kemudian, ia kembali dipercaya sebagai Provos di Mako Brimob Polda Jambi.

Selama 3 tahun jadi Provos, ia mengikuti seleksi di Mabes untuk menjadi ajudan.

Pada tahun 2019, ia bertugas di Mabes Polri sebagai ajudan Kadiv Propam.

"Dilihat Nopryansah bagus. Sehingga Pak Ferdy Sambo, Kadiv Propam, menarik Nopryansah jadi ajudan," tutur Rohani Simanjuntak, selaku bibi Brigadir J.

Ketika bertugas menjadi ajudan Ferdy Sambo, bisa dibilang Brigadir J merupakan anak buah kepercayaan.

3. Reza Hutabarat

Pesona Reza Hutabarat, adik Brigadir J (Instagram @maharezarizky)
Mengikuti jejak kakaknya, Reza Hutabarat juga bekerja sebagai abdi negara di Polri.

Ia masuk kepolisian dengan pangkat Bripda yang bertugas di Polda Jambi, sebelumnya berada di Mabes Polri.

Namun setelah kasus sang kakak, Reza Hutabarat diketahui ditarik kembali ke Jambi.

Kini sosok Reza banyak memiliki penggemar di media sosial.

Tak hanya soal kasus Brigadir J, netizen juga terpesona dengan ketampanan Reza Hutabarat.

Adik Brigadir J ini sekarang aktif di media sosial, terutama TikTok.

Ia kerap membuat live di TikTok yang diminati banyak penonton.

Di Instagram, Reza Hutabarat juga punya banyak pengikut.

Tercatat hingga saat ini, akun Instagramnya diikuti 111 ribu followers.

4. Devi Hutabarat

Berbeda dari saudaranya yang lain, tidak diketahui apakah Devi Hutabarat memiliki akun Instagram atau tidak.

Foto-fotonya hanya diketahui dari Instagram sang kakak, Yuni Hutabarat.

Devi Hutabarat diketahui bekerja di RS Bhayangkara Jambi.

Rosti Simanjuntak dan Samuel Hutabarat

Dikutip dari Tribu Jambi, Samuel Hutabarat lahir tahun 1965, ia merupakan warga asli Padangsidimpuan, Sumatera Utara.

Di tahun 1997, Samuel memutuskan menetap di Kecamatan Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi, dan Saat ini tinggal di Desa Suka Makmur.

Sang Ayah Samuel Hutabarat lahir tahun 1965, ia merupakan warga asli Padangsidimpuan, Sumatera Utara.

Di tahun 1997, Samuel memutuskan menetap di Kecamatan Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi, dan Saat ini tinggal di Desa Suka Makmur.

Sementara Itu, Rosti Simanjuntak lahir di Kecamatan Balige, Tapanuli Utara, pada tahun 1968.

Samuel Hutabarat memutuskan mempersunting Rosti Simanjuntak sebagai pasangan hidup. Sekian lama membina bahtera rumah tangga, kedua pasangan ini akhirnya dikaruniai empat anak, Dua perempuan dan dua laki-laki.

Anak pertama bernama Yuni Hutabarat, kedua Nofriansyah Yosua Hutabarat, ketiga Devi Hutabarat, dan keempat Mahareza Putra Hutabarat.

Ibunda Brigadir J, Rosti Simanjuntak kini sudah mulai bisa menata kembali kehidupannya. Ia pun sudah kembali ke sekolah dan bisa tertawa dengan sesama guru.

Samuel mengaku pernah bekerja kantoran.

Namun tidak berselang lama, Dia akhirnya memutuskan banting setir menjadi petani sawit, karena di daerahnya di Sungai Bahar tersebut merupakan penghasil utama kelapa sawit.

Sehari-hari, Samuel bekerja sebagai seorang petani sawit. Pekerjaan yang tekun dia geluti ini untuk memenuhi segala kebutuhan keluarga dengan empat anak.

Samuel tidak hentinya bersyukur, manakala dia mampu mengantarkan anak-anaknya sukses meraih pendidikan. Dia merasa terberkati, dengan profesinya sebagai petani sawit.

"Saya bilang itu keajaiban dari Tuhan, karena kita manusia biasa dengan keadaan saya begini ya karena ini kehendak dari Tuhan, ya kita tidak tahu karena bukan pemikiran kita," katanya.

Samuel dan Rosti memilih tinggal di rumah dinas Guru yang disediakan oleh pemerintah sejak tahun 2003 hingga saat ini dirinya belum memiliki rumah sendiri.

Begitu sederhana kehidupannya, mungkin banyak orang yang tak menyangka bahwa mereka berhasil mengantarkan anak-anaknya untuk bisa sukses.

Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved