Manado Sulawesi Utara

Basarnas Manado Sulawesi Utara Latihan Penyelamatan di Gedung Runtuh

Hari ini Kamis (29/9/2022), Basarnas Manado menggelar latihan interen di reruntuhan Gedung.

Penulis: Fistel Mukuan | Editor: Chintya Rantung
IST
Basarnas Manado saat melakukan pelatihan Penyelamatan di gedung runtuh 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pepatah mengatakan sedia payung sebelum hujan.

Kata-kata tersebut, sangat cocok dengan agenda Basarnas Manado saat ini.

Dimana, tepatnya hari ini Kamis (29/9/2022), Basarnas Manado menggelar latihan interen di reruntuhan Gedung.

Latihan ini melibatkan peserta dari personil kantor Basarnas Manado dan personil yang ada di pos-pos.

Latihan secara resmi dibuka oleh kepala kantor Basarnas Manado Monce Brury.

Latihan ini akan berlangsung selama 3 hari mulai 29 September, sampai 1 Oktober yang bertempat di kantor Kasarnas Manado, Jalan Raya Manado-Bitung, Desa Kaasar, Kauditan, Minahasa Utara, Sulawesi Utara.

Latihan diikuti oleh 21 peserta.

Hal itu dilakukan Basarnas Manado, karena melihat banyaknya bangunan tinggi di wilayah Sulawesi Utara.

Kepala Basarnas Manado Monce Brury, sampaikan semua orang tidak mengharapkan akan terjadi gempa yang mengakibatkan kerusakan gedung, tetapi sebelum itu terjadi semua personil sudah siap.

"Selain personil, dari segi peralatannya dan SDM kami siap," ucapnya.

Ia melihat, gempa di wilayah Sulawesi Utara tidak begitu menghawatirkan, akan tetapi Basarnas Manado tetap waspada jika terjadi gempa besar yang mengakibatkan gedung runtuh dan jalan rusak.

Dirinya mencontohkan, seperti yang terjadi di daerah Mamuju dan Palu, untuk mengantisipasi hal seperti itu Basarnas Manado sudah menyiapkan diri.

Monce Brury juga menyampaikan, bahwa latihan ini sangatlah penting untuk penyelamatan korban di gedung runtuh.

"Misi kami adalah penyelamatan dan mencari korban, sehingga korban cepat di temukan dan di selamatkan," tegasnya.

Lanjutnya, latihan ini meliputi 10 materi antara lain, misis urban sar, bahan bangunan, struktur dan kerusakan, pemilihan struktur, penandaan insarag, Keselamatan Operasi, TEA (Tool, Equipment & Accesoris), teknik mencari serta menemukan korban, mengangkat dan menstabilkan beban, teknik dan strategi penyelamatan, Metode shoring, Crust and Compartement syndrome.

Disebutkannya, pemberi materi langsung dari personil Basarnas Manado yang telah mengikuti diklat (CSSR) Colapse Structure Search And Rescue di balai diklat Basarnas di jonggol.

"Diharapkan dengan materi yang di berikan kepada peserta mampu menangkap dan mengaplikasikannya pada saat terjadi gempa yang mengakibatkan Gedung runtuh," pungkasnya.(fis)

Baca juga: Viral Kamar Mewah Disebut Ruang Tahanan Ferdy Sambo, Ada Sofa, TV hingga Spring Bed, ini Faktanya

Baca juga: Sosok Idham Mase, Pengusaha Sekaligus Politisi yang Dikabarkan Segera Nikahi Catherine Wilson

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved