Koalisi Partai Politik

Diserang Kader Demokrat, Puan Maharani Tetap Jadwalkan Temui AHY, Politisi PDIP: Kan Sudah 3 Ketum

Sejak awal berdiri Partai Demokrat seakan sudah terlahir untuk menjadi lawan PDI Perjuangan.

Editor: Aswin_Lumintang
Istimewa
Politisi PDIP MH Said Abdullah 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Sejak awal berdiri Partai Demokrat seakan sudah terlahir untuk menjadi lawan PDI Perjuangan. Adanya sejarah khusus antara Majelis Tinggi Partai Demokrat dan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menambah sulit dua parpol ini menyatu.

Menariknya, Puan Maharani tetap mengagendakan jadwal dirinya mnemui Ketua Umum DPP Partai Demokat, Agus Harimurti Yudhoyono.

Terkait hal ini Ketua DPP PDIP, Said Abdullah, memastikan kunjungan politik Puan Maharani ke semua ketua umum partai politik tidak akan terganggu, walaupun belakangan Ketua Bapilu Partai Demokrat Andi Arief melontarkan pernyataan yang mengarah ke Puan.

Ketua DPR RI Puan Maharani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (7/7/2022).
Ketua DPR RI Puan Maharani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (7/7/2022). (Chaerul Umam)

"Tidak akan mengganggu kunjungan Mba untuk silaturahim, karena itu adalah tugas dari Ketum Bu Mega," kata Said di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (27/9/2022).

Said menyebut pihaknya ingin membangun suasana yang kondusif jelang Pemilu 2024.

"Bukan memborbardir hoaks, pernyataan yang mendiskreditkan antarpihak.Semuanya akan kita kunjungi," kata dia.

Adapun soal pernyataan terhadap Puan, Said menilai Andi Arief tidak bijak karena mengatakan sesuatu yang tak benar adanya.

“Dan fakta Mba Puan itu selalu berkunjung, silaturahmi, sudah di 3 ketum parpol dan akan terus menjalin silaturahim kesemua ketum parpol,” katanya.

Ketua Banggar DPR RI mengatakan seharusnya bekerja sama dengan baik antarpartai politik jika ingin membangun bangsa.

“Kan konteksnya sebenarnya membangun bangsa harus dengan bersama, tanpa rasa saling curiga,” kata Said.

“Kalau elit saling curiga yang dilempar terus ke publik, itu tontonan yang sangat tidak menarik bagi masyarakat dan sungguh tidak mendidik,” tandas dia.

Sebelumnya, sebuah video berdurasi 1 menit 51 detik yang memuat pernyataan Ketua Bappilu DPP Partai Demokrat Andi Arief beredar di media sosial dan kalangan awak media.

Dalam video yang beredar itu Andi berbicara soal dinamika perpolitikan jelang Pilpres 2024.

Dalam video itu, tampak Andi sedang duduk berbicara dengan mengenakan pakaian biru muda di wawancarai seseorang. Video itu berlabel kalimat "Jiwa Demokrat".

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved