Kasus Penganiayaan

Oknum Polwan Aniaya Seorang Perempuan, Kini Jadi Tersangka Bersama Ibunya

Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau menetapkan Polisi Wanita (Polwan) berinisial IDR dan ibunya YUL

Editor: Glendi Manengal

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sebelumnya seorang wanita jadi korban penganiayaan oknum polwan.

Diketahui kejadian tersebut terjadi di Riau.

Ternyata penganiayaan tersebut korban ada hubungan dengan adik dari pelaku.

Baca juga: Pedagang Mulai Buka Lapak di Terminal Bonawang Kotamobagu Sulawesi Utara

Baca juga: Sukses Bikin Marshel dan Kiky Terbahak, Livy Renata: Syahrini Itu dari Idol Bukan

Baca juga: Jelang Duel Portugal vs Spanyol, Begini Kondisi Cristiano Ronaldo Usai Insiden Wajah Berdarah

Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau menetapkan Polisi Wanita (Polwan) berinisial IDR dan ibunya YUL, sebagai tersangka atas kasus penganiayaan.

Polwan dan ibunya itu terbukti melakukan penganiayaan terhadap seorang wanita bernama Riri Aprilia Kartin (27) hingga babak belur.

Penganiayaan itu dipicu gara-gara korban menjalin hubungan dengan adik dari IDR.

Kedua pelaku ditetapkan tersangka disampaikan Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto, Minggu (25/9/2022) malam.

"Penyidik telah melakukan gelar perkara pada hari ini, dengan menetapkan dua orang terlapor yakni IDR dan YUL sebagai tersangka," ucap Sunarto melalui keterangan tertulis.

Ia menyebut, Polwan yang bertugas di Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau, itu tidak hanya dijerat pidana, namun juga dinyatakan melanggar kode etik kepolisian.

"Ini setelah yang bersangkutan menjalani proses pemeriksaan oleh tim Bidang Propam Polda Riau. Tersangka IDR telah ditempatkan di tempat khusus oleh Propam Polda Riau terkait pelanggaran kode etik Polri yang telah dilakukannya," sebut Sunarto.

Namun, ibu sang Polwan, yakni YUL malah tidak ditahan. YUL dinilai kooperatif serta harus merawat cucunya atau anak dari IDR.

"Tersangka YUL dinilai kooperatif selama menjalani proses hukum, tidak akan mengulangi perbuatannya, tidak akan merusak barang bukti serta alasan kemanusiaan, dimana ia harus merawat cucunya, yakni anak dari tersangka IDR," kata Sunarto.

Saat ini, tambah dia, penyidik tengah melengkapi berkas perkara tersangka.

Sebagaimana diberitakan, seorang wanita bernama Riri Aprilia Kartin (27) dikeroyok seorang Polwan berinisial IDR.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved