Renungan Harian

Renungan Harian, Kolose 2:7, Pentingnya Berakar Lebih Dalam

Renungan harian hari ini terdapat dalam Kolose 2:7 mengenai pentingnya berakar lebih dalam.

Editor: Tirza Ponto
pixabay.com
Renungan harian Kristen, 24 September 2022, berakar 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Renungan harian hari ini terdapat dalam Kolose 2:7, yang berbunyi:

"Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur."

Tribunners,

Maksud dari berakar di dalam Tuhan antara lain : membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan, mengejar pengurapan Roh Kudus, selalu haus akan FirmanNya, mengenal hati Tuhan, dan membangun sikap penundukkan diri kepada Tuhan. Sama seperti sebuah pohon, semakin dalam akarnya masuk ke dalam tanah, maka semakin besar dan kuat pohon itu bertumbuh.

Atau semakin tinggi sebuah gedung dibangun, maka semakin dalam juga pondasi yang dibuat. Jadi, saat kita melihat pohon yang besar dan kokoh, kita bisa tahu bahwa akarnya pastilah dalam. Demikian juga saat kita melihat gedung pencakar langit, kita bisa tahu bahwa pondasinya pastilah dalam dan kokoh. Inilah gambaran sederhana tentang kerohanian kita.

Semakin dalam kita berakar di dalam Tuhan, maka kualitas kerohanian kita juga akan semakin baik; karakter dan gaya hidup kita juga semakin memberkati banyak orang.  

Meskipun hal tersebut merupakan gambaran yang sederhana, namun sangat disayangkan masih ada sebagian orang percaya yang tidak menyadarinya.

Mereka beribadah dan melayani Tuhan dengan setia, tetapi tidak disertai dengan perjuangan untuk semakin berakar di dalam Kristus.

Akibatnya, mereka gagal memahami apa yang menjadi perkenanan hati Tuhan; gagal membangun relationship atau komunikasi yang sehat di antara sesama; bahkan ketika ada nasehat, mereka sulit untuk mengoreksi diri secara tepat (menjadi keras kepala).   

Saudara yang terkasih, perlu kita mengerti bahwa cara kita meresponi sesuatu (baik berupa ucapan ataupun sikap), biasanya bergantung pada apa yang ada dalam hati kita. Jadi, saat “akar hati” kita belum dalam, biasanya kita mudah goyah ketika diterpa masalah, sehingga mudah juga kita menjadi keliru dalam meresponi sesuatu. Tetapi ketika “akar hati” kita sudah dalam, kita akan menjadi lebih bijaksana dalam menyingkapi sesuatu.

Untuk itu, penting bagi kita untuk berakar lebih dalam di dalam Kristus, supaya apapun yang terjadi dalam hidup ini, kita dapat meresponinya dengan hati yang tenang/damai, dan dapat mempercayai Tuhan sepenuhnya untuk pegang kendali hidup kita. Mari temukan hati Tuhan dalam setiap situasi yang kita alami. Percayalah, akar orang benar mendatangkan hasil dan tidak akan goncang (Amsal 12:12, 3).

Tuhan Yesus memberkati.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved