Senin, 27 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Yayasan DKK

YDKK Bantu Pembangunan Infrastruktur, Beri Perhatian pada Daerah Perbatasan Indonesia

Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas (DKK) Bantu Pembangunan Infrastruktur, Beri Perhatian pada Daerah Perbatasan Indonesia.

Istimewa/Dok. Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas/Dinda Pangesti
Menteri Sosial Tri Rismaharini menandatangani prasasti peresmian gedung Community Center di Desa Humusu Wini, Kecamatan Insana Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (17/9/22). Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas ikut berpartisipasi dalam pembangunan gedung di perbatasan Indonesia dan negara Timor-Leste itu 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sabtu (17/9/22), Menteri Sosial Tri Rismaharini berkunjung ke Desa Humusu Wini, Kecamatan Insana Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur. 

Disana Tri Rismaharini menandatangani Prasasti Peresmian Gedung Community Center. 

Peresmian ini merupakan wujud dari kerja kolaborasi oleh pemerintah, sejumlah pihak, termasuk lembaga amal dan kemanusiaan untuk membangun infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat di daerah perbatasan Indonesia yang dekat dengan negara Timor-Leste.

Hal ini juga diharap dapat menjadi inspirasi lahirnya gerakan di daerah lain dengan melibatkan banyak pihak.

Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas (DKK), yang sumber dananya berasal dari pembaca Kompas, turut berpartisipasi dalam pembangunan infrastruktur yang terdiri dari satu unit poliklinik, satu unit community center, dan 28 rumah bantuan sosial, yang terdiri dari 20 rumah di Wini dan 8 rumah di Kupang Timur.

Sehari sebelum peresmian, DKK juga telah melaksanakan kegiatan bakti sosial operasi katarak untuk 83 lansia, yang mana melampaui target 70 orang.

Ide kolaborasi dengan pemerintah ini muncul ketika Risma datang ke Humusu Wini untuk meninjau kondisi dampak Badai Seroja pada April 2021.

Setahun kemudian, dirinya mengajak sejumlah pihak untuk datang ke lokasi pada Maret 2022 untuk memutuskan infrastuktur apa yang perlu dibangun.

Hal ini dituturkan secara langsung oleh Risma dalam peresmian tersebut. “Dan, hari ini saya datang lagi ketiga kalinya untuk peresemian,” ujar Risma.

Risma mengungkapkan banyak terimakasih kepada pihak yang turut berkontribusi dalam memajukan perbatasan.

“Saya percaya, dengan kita bersama-sama dan bergotong-royong, permasalahan kita seberat apa pun,

kita bisa menyelesaikanya. Sekali lagi kalau kita bergandeng tangan, tidak ada yang tidak mungkin kita bisa selesaikan,” katanya.

Risma menyampaikan bahwa poliklinik yang dibangun itu nanti akan digunakan untuk kebutuhan warga setempat dalam hal pelayanan kesehatan.

Rumah bantuan bagi dari Kementerian Sosial dan beberapa instansi swasta 35834

Rumah bantuan bagi dari Kementerian Sosial dan beberapa instansi swasta bagi warga kurang mampu di Desa Humusu Wini, Kecamatan Insana Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (17/9/2022). Total 20 rumah dengan biaya pembangunan sekitar Rp 170 juta.

Ia memahami, layanan kesehatan bagi warga perbatasan masih perlu ditingkatkan.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved