Rabu, 29 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

5 Tanda Masa Kecil yang Kurang Bahagia dan Akibatnya Saat Dewasa

Menjadi dewasa adalah idaman saat masa kecil, namun ternyata tak semua orang dewasa menyukai masa dimana ketika mereka telah dewasa.

Editor: Erlina Langi
Pixabay.com
5 Tanda Masa Kecil yang Kurang Bahagia dan Akibatnya Saat Dewasa 

Sulit mempertahankan hubungan yang baik

Ada kalanya kita merasa begitu tidak beruntung dan selalu gagal memiliki hubungan yang baik.

Contohnya, terjebak dalam toxic relationship, selalu bertengkar dengan pasangan, dan merasa pasangan yang ideal diambil orang lain.

Kita juga merasa memiliki atasan "kejam" di kantor yang mengingatkan kita pada perilaku  buruk orangtua.

Hal ini, menurut Wright, adalah ciri khas masa kecil buruk yang tidak kita sadari.

Bukan hal yang aneh bagi mereka yang tumbuh di rumah yang disfungsional, kacau, lalai, atau kasar untuk menghadapi tantangan mencari dan menjaga hubungan yang sehat dan fungsional.

Selalu merasa insecure

Tanda Masa Kecil yang Kurang Bahagia dan Akibatnya Saat Dewasa1
5 Tanda Masa Kecil yang Kurang Bahagia dan Akibatnya Saat Dewasa

Baca juga: 5 Zodiak Paling Julid yang Pernah Ada, Sebaiknya Jangan Terlalu Dekat Dengan Mereka

Masa kecil yang tidak bahagia membuat kita memiliki harga diri yang rendah, persepsi diri yang terganggu, dan selalu insecure.

Ada perasaan jika kita tidak siap dan sedang menjalani kehidupan yang palsu.

Kita takut ada orang yang benar-benar mengenal diri kita dan masa lalu kita maka mereka akan melarikan diri.

Kita hanya berpura-pura percaya diri sambil terus merasa khawatir akan diremehkan dan direndahkan orang lain.

Merasa perlu melarikan diri

Kita mendapatkan dampak negatif dari masa kecil jika kerap merasa kewalahan dengan hidup dan ingin melarikan diri saja.

Kita berusaha melarikan diri dari kebosanan, stres, kewalahan, ketegangan, dan rasa sakit emosional dari kehidupan sehari-hari.

Caranya bisa melalui tindakan atau zat yang berulang, terkadang secara kompulsif, apapun metodenya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved