Brigadir J Tewas

Akhirnya Terungkap Saksi Kunci Sakit Parah, Sidang Brigjen Hendra Kurniawan Ditunda

Akhirnya terungkap salah satu saksi kunci dalam sidang etik terhadap Brigjen Hendra Kurniawan yakni AKBP Arif Rahman mengalami sakit parah.

Dok. Mrs. Seali HK
Brigjen Hendra Kurniawan dan istrinya Seali Syah 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Akhirnya terungkap salah satu saksi kunci dalam sidang etik terhadap Brigjen Hendra Kurniawan yakni AKBP Arif Rahman mengalami sakit parah.

Hal ini disampaikan oleh Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo.

Irjen Dedi Prasetyo bilang, AKBP Arif Rahman mengalami sakit yang serius dan kemungkinan membutuhkan waktu untuk sembuh.

Baca juga: Sosok Perwira TNI Yohanes Rahawarin, Anak Jenderal yang Luluhkan Hati Hillary Brigita Lasut

Baca juga: Viral Pria dan Wanita Jual Ginjal, Demi Ikut Tren Pakai iPhone 14, Pamer Bekas Operasi dan Ponselnya

Baca juga: Pria Tewas di Desa Basaan Minahasa Tenggara Sulawesi Utara Diduga Asal Morea Satu Ratatotok

Brigjen Hendra Kurniawan
Brigjen Hendra Kurniawan (Kolase Tribunnews.com)

Diketahui sebelumnya, Brigadir J tewas diduga ditembak oleh sesama anggota polisi Bharada E di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo pada Jumat 8 Juli 2022 lalu.

Sidang Kode Etik dan Profesi Polri (KKEP) terhadap Eks Karo Paminal Polri Brigjen Hendra Kurniawan masih belum digelar Polri.

Rencananya, sidang kode etik erhadap Brigjen Hendra Kurniawan itu bakal digelar pekan depan.

Adapun Brigjen Hendra Kurniawan disidang etik karena menjadi tersangka terkait obstruction of justice penyidikan kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

"Jadi informasi yang saya dapat dari Biro Wabprof untuk Brigjen HK itu nanti akan dilaksanakan minggu depan," kata Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Rabu (21/9/2022).

Dedi menuturkan bahwa sidang etik Brigjen Hendra Kurniawan terus mundur waktunya karena salah satu saksi kunci yaitu AKBP Arif Rahman mengalami sakit.

Dia bilang, AKBP Arif Rahman mengalami sakit yang serius.

"Karena saksi kuncinya memang dalam kondisi sakit tentunya kita harus menunggu dulu sampai dengan kondisi yang bersangkutan sehat.

AKBP AR sakit proses penyembuhannya cukup panjang ya karena sakitnya agak parah," jelas Dedi.

Menurut Dedi, saksi yang dalam kondisi sehat merupakan syarat utama untuk bisa dihadirkan dalam sidang etik.

"Karena salah satu persyaratan untuk bisa dihadirkan dalam sidang kode etik saksi harus dalam kondisi sehat," pungkasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved