Brigadir J Tewas

Akhirnya Terungkap Diduga Diagram Konsorsium 303 yang Viral Bukan Hoaks, IPW Sebut Ada Kebenaran

Indonesia Police Watch (IPW) menegaskan bahwa diagram Konsorsium 303 yang sempat beredar di media sosial memiliki kesamaan atau kebenaran

Editor: Glendi Manengal
kolase Tribunmanado/ HO
Diagram konsorsium 303 kini diklaim IPW bukan hoaks 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ingat dengan diagram Konsorsium 303 yang sempat viral di media sosial.

Sebelumnya hal itu disebut berita bohong.

Kini dari IPW mengklaim diagram konsorsium 303 bukan hoak meski tak 100 persen benar.

Baca juga: Baru Terungkap Ternyata Kapolri dan Ferdy Sambo Miliki Hubungan Dekat, Jenderal Sigit Beri Pengakuan

Baca juga: BACAAN ALKITAB 2 Korintus 8:6-7 Menjadi Kaya Dalam Pelayanan Kasih

Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso mengaku ada Anggota DPR dan seorang personel polisi yang mencoba mempengaruhinya terkait kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J - Diagram Konsorsium 303 yang sempat viral di media sosial diklaim IPW bukan hoaks. Nama-nama anggota polisi yang muncul dalam diagram kini kena PTDH.
Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso mengaku ada Anggota DPR dan seorang personel polisi yang mencoba mempengaruhinya terkait kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J - Diagram Konsorsium 303 yang sempat viral di media sosial diklaim IPW bukan hoaks. Nama-nama anggota polisi yang muncul dalam diagram kini kena PTDH. (Tribunnews.com/ Fersianus Waku)

Diagram Konsorsium 303 yang sempat viral di media sosial diklaim IPW bukan hoaks.

Nama-nama anggota polisi yang muncul dalam diagram kini kena PTDH.

Indonesia Police Watch (IPW) menegaskan bahwa diagram Konsorsium 303 yang sempat beredar di media sosial memiliki kesamaan atau kebenaran dengan bukti yang dimiliki IPW.

"Bukan hoaks, ada kebenaran. Ini saya tegaskan," kata Ketua IPW, Sugeng Teguh Santoso, dalam Sapa Indonesia Malam Kompas TV, Selasa (20/9/2022).

Meski tak 100 persen benar, ada kesamaan keterangan dalam diagram dengan bukti yang dimiliki oleh IPW.

Sejumlah nama yang muncul baik dari kalangan luar maupun anggota Polri selaras dengan data IPW.

Nama-nama anggota Polri yang muncul dalam diagram tersebut kini juga dijatuhi sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).

Sejumlah nama anggota Satgasus juga diduga terlibat dengan Konsorsium 303.

"Data yang disebut di dalam laporan keuangan saya, ada nama di sana. Kemudian dikaitkan dengan yang kena PTDH, ada nama di sana. Dikaitkan dengan nama-nama Satgasus, ada nama-nama di sana," katanya.

Sugeng menilai, kecocokan sejumlah nama anggota Polri tersebut bukanlah sebuah kebetulan.

Sugeng pun siap diperiksa penyidik dengan menunjukkan alat bukti yang dimilikinya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved