Brigadir J Tewas
Perlawanan Ferdy Sambo Belum Habis, Ternyata Aib-aib Polisi Ada di Tangan Suami Putri Candrawathi
Namun, perlawanan Ferdy Sambo diyakini tak akan berhenti sampai di sini. Karena ia masih memiliki sejumlah senjata rahasia.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Nasib Ferdy Sambo di kepolisian telah diputus kemarin.
Ferdy Sambo dinyatakan dipecat dengan tidak hormat dari kepolisian.
Meski Ferdy Sambo mengajukan banding atas pemecatan dirinya dari kepolisian, namun dari hasil sidang banding kemarin, diputus kalau banding Ferdy Sambo ditolak.
Meski begitu, ternyata Ferdy Sambo masih punya senjata untuk melawan.
Seperti diketahui, permohonan banding Ferdy Sambo tersebut adalah buntut kasus pembunuhan Brigadir J yang menjeratnya.
Namun, perlawanan Ferdy Sambo diyakini tak akan berhenti sampai di sini. Karena ia masih memiliki sejumlah senjata rahasia.
Senjata rahasia suami Putri Candrawathi ini dibongkar oleh Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso.
Sugeng menyebut, senjata rahasia ini akan dipakai Ferdy Sambo untuk melakukan perlawanan di luar proses hukum.
Berikut rangkuman faktanya melansir dari Tribunnews dalam artikel 'Pemecatan Tidak Menghentikan Ferdy Sambo Melawan, IPW Sebut Dua Perlawanan FS telah Membuahkan Hasil'.
1. Bongkar pelanggaran polisi
Sugeng meyakini perlawanan mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo belum habis.
"Sebagai ‘polisinya polisi’ akan melakukan perlawanan dalam bentuk lain di luar proses hukum," kata Sugeng Teguh.
Sugeng menyebut salah satu upaya perlawanan yang dilakukan yaitu bukan tidak mungkin Ferdy Sambo akan mengungkap dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh sejumlah anggota Polri.
“Pak FS ini polisinya polisi, dia memegang banyak informasi terkait dugaan pelanggaran polisi yang sampai saat ini kita tidak tahu," kata Sugeng.
Ferdy Sambo belum buka suara mengenai upaya perlawanan tersebut meskipun lewat pengacara pribadinya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/sosok-pelindung-ferdy-sambo-dari-jeratan-hukuman-kasus-brigadir-j-orang-yang-punya-power-di-polri.jpg)