Kamis, 9 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bacaan Alkitab

Bacaan Alkitab, Sabtu 17 September 2022, 1 Korintus 3:3, Bahaya Iri Hati

Bacaan Alkitab hari ini terdapat dalam 1 Korintus 3:3 berbicara mengenai bahaya iri hati. Simak berikut ini.

Editor: Tirza Ponto
pexels.com
Bacaan Alkitab, Sabtu 17 September 2022, 1 Korintus 3:3, Bahaya Iri Hati 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Bacaan Alkitab hari ini terdapat dalam 1 Korintus 3:3 berbicara mengenai bahaya iri hati. 

1 Korintus 3:3

Karena kamu masih manusia duniawi. Sebab, jika di antara kamu ada iri hati dan perselisihan bukankah hal itu menunjukkan, bahwa kamu manusia duniawi dan bahwa kamu hidup secara manusiawi?

Tribunners.

Apakah kamu pernah merasa iri hati?

Iri hati, terkadang disebut juga dengki, secara sederhana adalah suatu perasaan tidak senang melihat orang lain “lebih berhasil” dari dirinya.

Biasanya, iri hati timbul ketika seseorang tidak memiliki keunggulan (baik prestasi, kekuasaan, atau lainnya).

Orang yang iri hati selalu menginginkan keunggulan yang dimiliki orang lain, berpindah menjadi miliknya. Atau ia mengharapkan agar orang lain kehilangan keunggulan-keunggulan itu.

Saudara, perlu kita renungkan bahaya iri hati bagi pertumbuhan gereja dan kerohanian kita.

Karena salah satu penyebab terjadinya perpecahan di antara umat Allah adalah iri hati. Untuk itu, pahamilah hal-hal berikut :

Iri hati berhubungan dengan perasaan/emosi. Jadi, kita harus mengelola perasaan sesuai dengan kebenaran, supaya setiap hari perasaan kita selalu berbicara tentang kebenaran.

Sebab hati manusia itu sangat licik (Yeremia 17:9), tanpa diisi dan dibimbing dengan FirmanNya, kecenderungan untuk menjadi licik akan terbuka lebar.

Iri hati berisi ketidaksenangan. Jadi, kita harus memeriksa diri, bergantung kepada hal-hal apakah kesenangan/ sukacita kita? Harta, uang, atau penghargaan? Jika Saudara mencari kesenangan di dalam hal-hal yang bersifat materi, maka dapat dipastikan Saudara akan mengalami pergumulan dengan iri hati setiap saat.

Tetapi jika Saudara mencari kesenangan di dalam Tuhan, percayalah, Saudara tidak akan tergoda menjadi iri hati.

Iri hati berkaitan dengan sifat kesombongan yang terpendam. Karena iri hati ditujukan kepada orang lain yang lebih berhasil, sehingga timbul keinginan untuk memiliki keberhasilan yang sama; maka dalam diri orang yang iri hati sebenarnya sudah tersimpan benih sifat kesombongan.

Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved