Hacker Bjorka

Akhirnya Terungkap Peran MAH, Penjual Es di Madiun yang Jadi Tersangka, Kaki Tangan Bjorka?

Simak peran dari Muhammad Agung Hidayatullah, seorang penjual es di Madiun yang jadi tersangka karena diduga terlibat dengan aktivitas hacker Bjorka.

Editor: Tirza Ponto
Kolase TribunManado/ Tribunnewssultra.com/ Sofyan Arif Candra
Akhirnya Terungkap Peran MAH, Penjual Es di Madiun yang Jadi Tersangka, Kaki Tangan Bjorka? 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Seorang pemuda asal Madiun bernama Muhammad Agung Hidayatullah (21) alias MAH ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian pada Jumat (16/9).

MAH kesehariannya disebut-sebut sebagai tukang es Thai Tea.

Lantas apa peran dari tukang es Thai Tea dalam kasus hacker Bjorka.

Baca juga: MAH Jadi Tersangka, Keluarga Pemuda Terseret Kasus Bjorka Terima Uang Rp 5 Juta, Ganti Rugi Ponsel

P (48) mengaku tidak percaya jika anaknya, MAH (21) merupakan sosok yang diduga sebagai hacker Bjorka, yang hebohkan media sosial, Kamis (15/9/2022). Polisi menyebut MAH berperan menyiapkan channel Telegram bernama 'Bjorkanism'. Channel itu diduga mengunggah seputar informasi terkait Bjorka.
P (48) mengaku tidak percaya jika anaknya, MAH (21) merupakan sosok yang diduga sebagai hacker Bjorka, yang hebohkan media sosial, Kamis (15/9/2022). Polisi menyebut MAH berperan menyiapkan channel Telegram bernama 'Bjorkanism'. Channel itu diduga mengunggah seputar informasi terkait Bjorka. (Kolase TribunJatim.com/Sofyan Arif Candra/Twitter @bjorkanism)

Juru Bicara Divisi Humas Polri Kombes Ade Yaya Suryana pun mengungkap peran dari MAH ini.

"Jadi timsus telah melakukan beberapa upaya dan berhasil mengamankan tersangka inisial MAH. Sekarang MAH statusnya tersangka dan diproses oleh timsus," kata Juru Bicara Divisi Humas Polri Kombes Ade Yaya Suryana dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (16/9/2022).

Ade Yaya mengatakan MAH berperan menyiapkan channel Telegram bernama 'Bjorkanism' dan membuat tiga unggahan di kanal tersebut.

Channel itu diduga mengunggah seputar informasi terkait Bjorka.

"Peran tersangka merupakan bagian dari kelompok Bjorka yang berperan sebagai penyedia channel telegram dengan nama channel Bjorkanism. Selanjutnya channel telegram tersebut digunakan untuk mengupload informasi yang berada pada breadshet," ungkapnya.

Dijelaskan Ade, tersangka MAH pernah mengunggah di channel @Bjorkanism sebanyak tiga kali yaitu tanggal 8 September 2022.

Isinya terkait konten Bjorka yang berjudul Stop Being Idiot.

"Kemudian tanggal 9 September 2022 dalam tanda petik the next leaks will come from the president of Indonesia, dan tanggal 10 September 2022 dalam tanda petik to support people who has stabbling by holding demonstration in Indonesia regarding the price fuel oil, i will publish myPertamina database soon. Jadi itu yang dipublish oleh tersangka tersebut," jelasnya.

Mengenai motif MAH membantu Bjorka, kata Ade, adalah karena ini menjadi terkenal dan mendapatkan uang.

"Motifnya, motif tersangka membantu Bjorka agar dapat menjadi terkenal dan mendapatkan uang," ujar Ade.

Baca juga: Akhirnya Terungkap Reaksi Ibunda, MAH Ditangkap Diduga Hacker Bjorka, Makan Sehari-hari Saja Repot

Hacker Bjorka membocorkan data pribadi sejumlah pejabat negara, termasuk diantarannya Ketum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin
Hacker Bjorka membocorkan data pribadi sejumlah pejabat negara, termasuk diantarannya Ketum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin ((Telegram Bjorka).)

Dalam penangkapan MAH, polisi turut mengamankan satu unit kartu SIM, dua unit ponsel, dan KTP tersangka.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved