Tips
Kenali, Ini Tanda-tanda Chemistry yang Sesungguhnya Dalam Hubungan
Pentingnya dalam sebuah hubungan memiliki Chemistry. Ini maksud dari Chemistry yang sesungguhnya
Tanda-tanda yang sudah disebutkan dapat terjadi lantaran aliran neurotransmiter, termasuk dopamin (hormon kebahagiaan).
Ketika seseorang diliputi perasaan cinta, terapis Karen Bridbord, menyebut ada banyak hal yang terhadi secara biologis di otak.
Ia juga menyampaikan kalau jantung berdebar dan dorongan energi ketika bertemu seseorang yang disukai, termasuk reaksi limerence.
Ada pun, limerence adalah perasaan tergila-gila yang muncul selama tahap awal suatu hubungan.
Tetapi, rasa berdebar yang muncul ketika bertemu pasangan bukan satu-satunya indikator yang bisa memastikan chemistry terbangun dengan baik.
Pembawa acara radio "Love Talk Live" Bronstein mengatakan, chemistry sejati sebenarnya jauh lebih dalam dan kompleks.
Mereka juga mengutarakan bahwa chemistry membuat pasangan dapat dimengerti dan didengar tanpa perlu dijelaskan.

Tipe chemistry dalam hubungan
Pasangan-pasangan tertentu menjalani hubungan lurus-lurus saja. Mereka tidak terpikir seperti apa chemistry dan pengaruhnya pada hubungan.
Padahal, chemistry bisa menentukan "aturan main" supaya pasangan sama-sama merasa nyaman tanpa perlu dikode.
Berikut tipe chemistry yang bisa memengaruhi langgeng atau tidaknya suatu hubungan:
1. Daya tarik fisik
Bronstein membeberkan tiga tipe chemistry. Salah satunya adalah daya tarik fisik.
Menurut Bronstein, ada dua daya tarik dalam chemistry ini, yakni ketertarikan fisik dan seksual.
Ia mengatakan, ketertarikan fisik dan seksual sering dipikirkan orang ketika membicarakan tentang chemistry.