Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Amalan Sunnah

Tentang Sholat Tahajud, Dijelaskan dalam Alquran, Mudah-mudahan Diangkat ke Tempat yang Terpuji

Dalam sebuah hadist, disebutkan bahwa sholat Tahajud merupakan sebaik-baik sholat setelah sholat wajib.

pexels.com
Perlu tahu. Inilah keistimewaan sholat tahajud. Simak penjelasannya. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Inilah sholat sunnah yang istimewa. Dijelaskan dalam Alquran tentang keutamaannya. 

Amalan sholat Tahajud keutamaannya besar.

Simak selengkapnya, tentang keutamaan sholat Tahajud. Dijelaskan dalam firman Allah dalam Qur'an Surat (Q.S) Al-Isra.

"Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang Tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji." (Q.S Al-Isra:79)

Dalam sebuah hadist, disebutkan bahwa sholat Tahajud merupakan sebaik-baik sholat setelah sholat wajib.

“Sebaik-baik puasa setelah puasa Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah –Muharram-. Sebaik-baik sholat setelah sholat wajib adalah sholat malam.” (HR. Muslim).

Baca juga: Ternyata Ini Hukumnya Dengar Ceramah di Media Sosial, Simak Penjelasan Ustadz Abdul Somad

Berikut doa yang dibaca setelah melaksanakannya sholat Tahajud lengkap dengan niat dan tata caranya.

Di bulan Ramadhan umat Muslim berbondong-bondong mencari kebaikan.

Satu di antaranya dengan sholat Tahajud.

Tidak ada kewajiban untuk membaca doa tertentu setelah mengerjakan sholat Tahajud.

Yang perlu dilakukan adalah berdzikir dan memohon ampunan kepada Allah SWT serta berserah diri kepada Allah SWT.

Berikut contoh doa yang bisa dibaca.

Doa setelah sholat Tahajud

Doa yang dibaca setelah sholat Tahajud yakni:

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Rabbanaa aatina fid-dun-yaa hasanataw wa fil aakhirati hasanataw wa qinaa adzaaban-naar.

Artinya:

“Ya Allah Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan hindarkanlah kami dari siksa api neraka.”

Dalam hadis Bukhari dinyatakan, bahwa Rasulullah SAW jika bangun dari tidurnya di tengah malam lalu berTahajud membaca doa:

اَللّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُوْرُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَيِّمُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ لَكَ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ مَلِكُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ، وَلَكَ الْحَمْدُ، أَنْتَ الْحَقُّ، وَوَعْدُكَ الْحَقُّ، وَقَوْلُكَ الْحَقُّ، وَلِقَاؤُكَ الْحَقُّ، وَالْجَنَّةُ حَقٌّ، وَالنَّارُ حَقٌّ، وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ، وَمُحَمَّدٌ حَقٌّ، وَالسَّاعَةُ حَقٌّ، اَللّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ، وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ، وَبِكَ خَاصَمْتُ، وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ. فَاغْفِرْ لِيْ مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ، وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ، أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ، لاَ إِلٰهَ إِلاَّ أَنْتَ، أَنْتَ إِلٰهِيْ لاَ إِلٰهَ إِلاَّ أَنْتَ

Artinya:

“Ya, Allah! Bagi-Mu segala puji, Engkau cahaya langit dan bumi serta seisinya. Bagi-Mu segala puji, Engkau yang mengurusi langit dan bumi serta seisinya. Bagi-Mu segala puji, Engkau Tuhan yang menguasai langit dan bumi serta seisinya. Bagi-Mu segala puji dan bagi-Mu kerajaan langit dan bumi serta seisi-nya.

Bagi-Mu segala puji, Engkau benar, janji-Mu benar, firman-Mu benar, bertemu dengan-Mu benar, Surga adalah benar (ada), Neraka adalah benar (ada), (terutusnya) para nabi adalah benar, (terutusnya) Muhammad adalah benar (dari- Mu), peristiwa hari kiamat adalah benar.

Ya Allah, kepada-Mu aku pasrah, kepada-Mu aku bertawakal, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku kembali (bertaubat), dengan pertolongan-Mu aku berdebat (kepada orang-orang kafir), kepada-Mu (dan dengan ajaran-Mu) aku menjatuhkan hukum.

Oleh karena itu, ampunilah dosaku yang telah lalu dan yang akan datang. Engkaulah yang mendahulukan dan mengakhirkan, tiada Tuhan yang hak disembah kecuali Engkau, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan yang hak disembah kecuali Engkau”.

Quraish Shihab dalam bukunya yang berjudul Panduan sholat menjelaskan, umumnya ulama mengartikan sholat tahujud sebagai sholat yang dilaksanakan sesudah bangun tidur di waktu malam.

sholat ini dinamai juga sholat al-lail (sholat malam), sehingga ada pula ulama yang mensyaratkan pelaksanaannya di waktu malam baik setelah tidur maupun sebelum tidur.

Amalan sholat Tahajud adalah sholat sunnah yang dikerjakan di waktu malam hari.

Hukum sholat Tahajud adalah sunnah mu'akad, atau sunnah yang ditekankan.

Dikerjakan sedikitnya dua rakaat.

Adapun waktunya yakni dilakukan sesudah sholat Isya sampai dengan terbit fajar.

Berikut Panduan tata cara sholat Tahajud, dihimpun dari Buku Pintar Panduan Lengkap Ibadah Muslimah karya Muhammad Syukron Maksum.

1. Niat sholat Tahajud

صَلِّى سُنَّةً التَّهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى

Ushallii sunnatat tahajjudi rak’ataini lillaahi ta’aalaa.

Artinya:

"Aku niat sholat sunat Tahajud dua rakaat karena Allah"

2. Setelah itu, lakukan sholat 2 rakaat dengan 2 kali sujud dan 1 kali salam.

Kemudian lakukan pengulangan sholat 2 rakaat jika ingin mengikuti kebiasaan Rasulullah Saw.

3. Dzikir dan doa.

Tidak ada kewajiban untuk membaca doa tertentu setelah mengerjakan sholat Tahajud.

Yang perlu dilakukan adalah berdzikir dan memohon ampunan kepada Allah SWT serta berserah diri kepada Allah SWT.

(Tribunnews.com/Tio)

Telah tayang di: Tribunnews.com

https://www.tribunnews.com/ramadan/2022/04/30/doa-sholat-Tahajud-berikut-bacaan-niat-tata-cara-dan-keutamaannya?page=all

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved