Minsel Sulawesi Utara

Didemo AMPDOD, Hukum Tua Ongkaw Dua Minsel Sulawesi Utara: Siap Diganti Kalau Itu Perintah Atasan

Didemo AMPDOD, Hukum Tua Ongkaw Dua Minsel Sulawesi Utara: Siap Diganti Kalau Itu Perintah Atasan.

Penulis: Manuel Mamoto | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Manuel Mamoto
Pj Hukum Tua Desa Ongkaw dua Senny Kodongan sambut demonstran AMPDOD di kantor desa Ongkaw Dua, Kecamatan Sinonsayang, Minsel, Sulawesi Utara. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Hukum Tua desa Ongkaw Dua Senny Kodongan hadapi langsung para demonstran yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pecinta Desa Ongkaw Dua (AMPDOD) .

Massa dari AMPDOD ini menggelar aksi di kantor Desa Ongkaw Dua, kecamatan Sinonsayang, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Provinsi Sulawesi Utara, Rabu (14/9/2022). 

Senny tampil menanggapi tuntutan dari demonstran salah satunya Terkait dengan transparansi penggunaan dana ketahanan pangan.

"20 persen dana ketahanan pangan dikelola oleh pemerintah desa sesuai dengan aturan yang berlaku sesuai petunjuk dari dinas PMD.

Tidak ada penyalahgunaan anggaran dalam pengelolaan dana ini. Itu kami pakai untuk peternakan ayam dan babi, " kata Senny. 

Dia juga berharap agar masyarakat desa Ongkaw dua tetap memantau pelaksanaan kegiatan pangan di desa itu. 

"Masyarakat silakan memantau Pelaksanaan kegiatan pangan yang ada saat ini agar tahun depan dana ketahanan pangan itu tetap ada untuk masyarakat, " tutur Senny. 

Dia juga menanggapi tuntutan masyarakat yang meminta agar dirinya diganti. 

"Saya siap diganti. Tapi yang berwenang untuk mengganti tentunya atasan saya, karena saya menjabat sebagai Kumtua itu berdasarkan SK Bupati, " tegas Senny. 

Terkait dengan tuntutan adanya dugaan penyalahgunaan anggaran dana desa tahun 2021 sebesar 60 juta rupiah, Ato Liu salah satu pengurus BPD menjelaskan bahwa tidak ada dana 60 juta yang diselewengkan. 

"Tahun 2021 saya secara pribadi menekan Kumtua untuk menandatangani surat pengembalian dana silpa sebesar 59 juta 350 ribu rupiah. Tidak ada 60 juta itu. 

Surat pernyataan itu dibuat sebagai bentuk tanggungjawab dan saat ini Hukum Tua sudah mulai mengumpulkan sedikit demi sedikit yang nantinya dana tersebut akan digunakan untuk meneruskan pembangunan BPU tapi masih akan dimusyawarahkan kembali. 

Jadi sekali lagi itu dana sisa anggaran dan secara pembangunan fisik semua berjalan baik, tidak ada penyalahgunaan," jelas Ato yang juga mantan anggota DPRD Minsel. 

Aksi demo berjalan dengan damai tanpa ada aksi tindakan anarkis dari demonstran. 

Terpantau puluhan anggota polisi dari Polsek Sinonsayang dan Polres Minsel serta beberapa personil TNI mengamankan jalannya unjuk rasa tersebut.  (Isak) 

Badan Urusan Legislasi DPD RI Soroti Permasalahan Perizinan Tambang di Daerah

Pantas Erman Umar Berani Bantu Bripka RR Lawan Ferdy Sambo, Ternyata Pengalaman Bela Tommy Soeharto

PPATK Membekukan Rekening Gubernur Papua Lukas Enembe, Diduga Terlibat Suap dan Gratifikasi

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved