Minut Sulawesi Utara

181 Calon Hukum Tua di Minut Sulawesi Utara Ikuti Deklarasi Damai

181 Calon Hukum Tua di Kabupaten Minahasa Utara (Minut) Sulawesi Utara (Sulut) Ikuti Deklarasi Damai.

Penulis: Fistel Mukuan | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Fistel Mukuan
Para calon Hukum Tua di Minut Sulawesi Utara saat deklarasi yang dipimpin langsung Bupati Minut Joune Ganda. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) di Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara tinggal 15 hari lagi yaitu tanggal 27 September 2022. 

Hari ini, Senin (12/9/2022) diselenggarakan Deklarasi Damai yang diikuti oleh 181 calon hukum tua dari 44 Desa di Minahasa Utara. 

Ada 46 Desa yang akan mengikuti pesta rakyat ini, tetapi karena ada dua desa yang belum sesuai aturan sehingga ditunda. 

Kedua desa yang ditunda adalah Tontalete dan Paslaten. 

Dalam deklarasi damai ini hadir juga selain para calon, Forkopimda Minahasa Utara hadir lengkap, para camat dan BPD dalam desa masing-masing. 

Dari 181 calon hukum tua usia termuda 26 tahun dan tertua 72 tahun. 

Bupati Minahasa Utara Joune Ganda yang didampingi Wakil Bupati Kevin Lotulung, dalam arahannya menyampaikan, semua calon Hukum Tua ini adalah tokoh-tokoh atau putra dan putri terbaik dalam desa. 

Bupati mengatakan deklarasi ini digelar supaya dalam Pilhut semua satu irama, satu hati, satu pemikiran bahwa ada yang akan menang dan kalah.

"Kalau memang betul-betul ingin memimpin dan membangun desa, berarti harus mencintai seluruh masyarakatnya, termasuk lawan-lawan dalam Pilhut sekarang," ucap Joune Ganda yang juga ketua Asprov PSSI Sulut ini. 

Ia mengingatkan, bagi yang akan menang jangan terlalu eforia atau angkuh berlebihan.

"Begitu juga yang kalah jangan merasa bahwa pemilihan ini tidak benar, ini tidak bisa diterima, tetapi ada koridor dan aturannya," ujar dia.

Joune Ganda sampaikan, kalau ingin menjadi pemimpin harus jadi pelayan, Bupati pelayan masyarakat. 

Joune Ganda mencontohkan dirinya, bukan sedikit ada komplain-komplain dan laporan masyarakat di whatshap (WA), jadi harus dibaca satu persatu, sampai ada yang terlewatkan. 

"Kadang ada yang marah dan katanya Bupati kalau WA langsung jawab, padahal tidak. Namun, tanpa diketahui masyarakat kadangkala WA yang masuk sudah 800, jadi adakalanya dua hari baru dibalas," sebut Bupati. 

Dengan begitu Joune Ganda kembali ingatkan, calon Kumtua yang nantinya terpilih harus memaklumi hal seperti itu. 

"Untuk itu saya mau ingatkan kepada semua calon pemimpin agar cintailah masyarakat. Jika ingin menjadi pemimpin bertujuan membangun, dukunglah siapapun yang terpilih nantinya," tegasnya. 

Kembali ditegaskan Bupati, para calon harus siap menang dan siap kalah, jika belum diberikan kesempatan para calon sekarang menjadi pelopor dalam pemerintahan ke depan. 

"Tanggung jawab sebagai hukum tua sekarang tidak mudah, jadi harus hati-hati dan betul-betul cintai rakyat dengan menggunakan dana dengan baik," tutupnya. (fis) 

Akhirnya Terungkap Kondisi Bripka RR, Kini Menyesal, Putus Asa dengan Kariernya di Kepolisian

Saat Teduh, Kolose 3:23‭-‬24 TB - Mengubah Perspektif Kita

 

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved