Manado Sulawesi Utara
Santap Moon Cake di Bawah Sinar Rembulan, Tradisi Pengucapan Ala Tionghoa Yang Dirayakan di Manado
Moon Cake and Food Festival hadir di klenteng Kwan Kong, Manado, Sulawesi Utara. Acara ini berlangsung pada 9-12 September 2022.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Isvara Savitri
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Berbagai macam kuliner khas Tionghoa dan Indonesia hadir dalam Moon Cake and Food Festival di Klenteng Kwan Kong, Manado, Sulawesi Utara, pada 9-12 September 2022.
Berdasarkan pengamatan Tribunmanado.co.id pada Sabtu (10/9/2022) malam, kuliner yang disajikan umumnya familiar bagi warga Manado.
Ada bakmie teratai, sate saman, ramen, gulai babi, dan choipan.
Ada pula nasi hainan komplit, sushi, siomay mentai, onigiri, salad buah, nasi campur babi tore, dan mie kuah spesial.
Terdapat pula menu khas Manado yakni klappertaart.
Tak ketinggalan menu populer nusantara seperti batagor dan empek empek.
Namun di antara semua itu, menu spesialnya adalah moon cake atau kue bulan.
Stand kue bulan berada di dekat klenteng, dijaga oleh para wanita cantik.
Satu di antaranya yang masih kecil berpakaian layaknya dewi bulan.
Terdapat aneka bentuk kue bulan yang dijajakan, ada yang masih dalam bentuk lama yakni dibungkus plastik, namun ada pula yang sudah modern seperti sebuah kue bulan dengan pembungkus minions.
Baca juga: Sosok AKBP Jerry Raymond Siagian, Eks Wadirkrimum Polda Metro Jaya, Terseret Kasus Sambo & Dipecat
Baca juga: 5 Inspirasi OOTD Untuk Kamu Cewek Bumi dengan Tote Bag, Kamu Terinspirasi dari Siapa Nih?
Viani, salah satu penjaga stand, menuturkan kue bulan yang dijajakan berasal dari Manado, Jakarta, dan luar negeri.
"Ada yang dari Malaysia dan Hong Kong," katanya.
Harga kue bulan tersebut berkisar Rp 100 ribu-Rp 1 juta.
Viani mengungkapkan, perayaan tersebut biasa dirayakan warga Tionghoa untuk mengucap syukur di musim gugur dengan cara makan kue bulan di bawah sinar rembulan.
Ridwan Sanyoto, ketua panitia membeberkan, Moon Cake and Food Festival hadir sebagai objek wisata kuliner bagi warga Manado dan turis yang berada di Manado.

"Di sini ada aneka kuliner dengan harga terjangkau, pengunjung dapat beroleh teh dan kue pia secara gratis," ujarnya.
Hiburan lainnya adalah live music akustik serta photobooth.
Frangky Piri, salah satu warga Manado mengaku menikmati suasana Moon Cake and Food Festival.
"Sangat nikmat, makanannya enak, kemudian suasananya," kata dia.
Menurut dia, suasana pecinan Manado sangat hidup dengan hadirnya acara tersebut.
Baca juga: Pantas Bharada E Cabut Beberapa Poin Keterangan di BAP, Ternyata Masih Gunakan Skenario Ferdy Sambo
Baca juga: Baru Terungkap Dugaan Kamaruddin soal Komnas HAM Dibayar untuk Beri Rekomendasi soal Pelecehan Putri
Ia mengusulkan agar dibuat lokasi wisata kuliner khusus di pecinan Manado.
"Dahulu kan pernah ada objek wisata kuliner koenya koenya yang sangat diminati turis asing, apalagi asal Cina, tak ada salahnya ini dihidupkan kembali," katanya.(*)