Sangihe Sulawesi Utara

Monitoring Proyek Dana PEN, Pj Bupati Kepulauan Sangihe Temukan Proyek yang Dikerjakan Setengah Hati

Pj Bupati Kepulauan Sangihe, dr Rinny Tamuntuan beberapa proyek di daerah Sangihe tak maksimal pembangunannya. Pemkab Sangihe pun memastikan progres.

Penulis: Nelty Manamuri | Editor: Isvara Savitri
Tribunmanado.co.id/HO
Pj Bupati Kepulauan Sangihe, dr Rinny Tamuntuan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, SANGIHE – Penjabat (Pj) Bupati Kepulauan Sangihe, dr Rinny Tamuntuan, meninjau proyek yang dibiayai dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) pada 2 September 2022.

Beberapa proyek yang ia kunjungi tak sesuai dengan ekspektasi, seperti halnya renovasi Mini Mall Tahuna.

"Dari kasat mata kita melihat pekerjaan mini mall tidak dengan segenap hati. Karena dalam satu lantai itu ada yang direnovasi ada yang tidak,” beber bupati perempuan ini.

Tamuntuan pun menambahkan, kedepan saat mini mall dioperasikan lagi, akan ada persoalan baru di antara tenant- tenant.

“Ini akan menimbulkan kecemburuan di antara para tenant sebab ada kios yang direnovasi tapi ada yang tidak,” kata dia.

Tamuntuan melanjutkan, monitoring dilakukan untuk memastikan progres dan mendorong agar setiap proyek yang didanai PEN maupun APBD secepatnya bisa selesai dengan baik dan dapat dinikmati oleh masyarakat.

Baca juga: Peringatan Dini Sabtu-Minggu 10-11 September 2022, BMKG: Ini Wilayah Patut Waspada Cuaca Ekstrem

Baca juga: Sampdoria vs AC Milan- Pioli Harus Rotasi Pemain Kecuali Leao, Minggu (11/9) Pukul 01.45 WIB

“Karena ini sudah memasuki bulan September, tentunya ini menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten, melihat sejauh mana progres pembangunan fisik baik penganggaran pusat PEN maupun melalui APBD,” ujar Kadis Sosial Provinsi Sulawesi Utara Ini.

Menurutnya, saat ini Pemkab Sangihe sementara memantau perkembangan progres fisik pembangunan pasar Trikora lewat anggaran PEN.

Saat ini sudah ada perkembangan lebih baik dibandingkan bulan Juni 2022.

Pj Bupati Sangihe dr Rinny Tamuntuan
Pj Bupati Kepulauan Sangihe, dr Rinny Tamuntuan.

“Saya sudah mengatakan kepada pihak pelaksana agar lebih cepat diselesaikan. Dan semoga di akhir bulan September ini bisa selesai, agar anggaran juga bisa terserap karena pembayaran harus sesuai progres fisik,” harap Tamuntuan yang juga merupakan istri dari Ketua DPRD Sulawesi Utara, dr Fransiscus Andy Silangen.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved