RHK Jumat 9 September 2022
BACAAN ALKITAB - 2 Korintus 5:20 Utusan Kristus
Di zaman PL (Perjanjian Baru), Allah berbicara kepada manusia (umat Israel) yang percaya kepada-Nya,
2 Korintus 5:20
TRIBUNMANADO.CO.ID - Di zaman PL (Perjanjian Baru), Allah berbicara kepada manusia (umat Israel) yang percaya kepada-Nya, dengan perantaraan Musa, atau para nabi-nabi lainnya.
Umat Allah menerima firman-Nya melalui para hamba-Nya. Sedangkan di zaman PB (Perjanjian Baru) firman Tuhan telah menjadi Manusia melalui kedatangan Putera Tunggal Allah, Tuhan Yesus Kristus.
Namun setelah Kristus mati dan bangkit, Dia mengutus para rasul-Nya untuk memberitakan Injil yang dilanjutkan oleh para hamba-hamba hasil penginjilan para rasul, termasuk rasul Paulus.
Paulus mengungkapkan bahwa mereka adalah utusan Kristus, yang dipakai-Nya untuk menasihati umat Tuhan
Jadi sebenarnya Allah-lah yang menasihati manusia, umat-Nya.
Namun Dia memakai hamba-hamba-Nya terutama para rasul sebagai perantara untuk menyampaikan segala nasihat-Nya tentang cara hidup yang benar. Termasuk dalam hal pendamaian dengan Allah.
Paulus adalah penyambung lidah Allah. Sebagai penyambung lidah Allah, dia harus menyampaikan suara kenabian atau profetis, untuk membangun jemaat.
Pendamaian atau perdamaian dengan Allah adalah hal yang "wajib" dimiliki atau menjadi bagian hidup umat-Nya. Sebab dengan demikian kita beroleh belas kasihan-Nya.
Jika kita hidup berdamai dengan Allah, kita akan menjadi milik kepunyaan-Nya. Sebagai milik kepunyaan-Nya, kita akan diberkati-Nya secara heran dan luar biasa. Siapa yang percaya dan berdamai dengan Kristus akan selamat, diberkati dan berbahagia seumur hidupnya hingga hidup yang kekal.
Kabar baik dan kesaksian inilah yang harus terus diajarkan, diteruskan dan diteladankan oleh kita semua sebagai hamba Tuhan.
Sebagai hamba Tuhan, kita adalah utusan Kristus. Sebagai utusan Kristus kita harus menyampaikan suara kenabian, menyampaikan tentang kabar damai sejahtera yang membahagiakan umat manusia, membebaskan kita dari lumuran dosa dan memiliki kehidupan kekal.
Maka damailah hidup kita untuk selamanya. Untuk itu hiduplah berdamai dengan Allah agar kita bahagia. Sampaikanlah itu kepada semua orang. Kabarkanlah itu kepada siapapun. Itu adalah nasihat Kristus yang harus kita sampaikan kepada semua orang, karena kita adalah utusan Allah yang telah menerima nasihat Allah yang telah dipilih-Nya secara khusus untuk tugas mulia itu.
Demikian firman Tuhan hari ini.
"Jadi kami ini adalah utusan-utusan Kristus, seakan-akan Allah menasihati kamu dengan perantaraan kami; dalam nama Kristus kami meminta kepadamu: berilah dirimu didamaikan dengan Allah." (ay 20)
Paulus menegaskan bahwa tugas mereka sebagai rasul bersama para hamba Tuhan, pelayan bahkan semua orang Kristen adalah menyampaikan kabar sukacita yang penuh damai sejahtera. Sebab semua orang Kristen mengemban tugas misi sebagai utusan Kristus di dunia ini.
Tugas Paulus bersama rasul lain dan semua hamba Tuhan di zaman jemaat mula-mula adalah menerima semua tugas dan panggilan sebagai utusan Kristus dan meneruskan bahkan mewariskannya kepada generasi penerus. Hingga generasi kita, di negeri atau tempat kita masing-masing dalam kekinian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/renungan_20180619_113201.jpg)