Brigadir J Tewas
Akhirnya Terungkap Pengakuan Mengejutkan Bripka Ricky, Singgung Bu Putri Nangis & Panggil Brigadir J
Bripka Ricky mengungkap bahwa istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi sempat menangis saat di Magelang. Waktu itu Putri Candrawathi mencari Brigadir J.
Tak lama kata dia kemudian Brigadir J keluar kamar, dan bersama Bripka RR kembali turun ke lantai 1.
"Pada saat mereka turun, Bripka RR ikuti Josua, karena khawatir supaya jangan ada pertengkaran lagi dengan Kuat Maruf. Bripka RR antar sampai ke bawah. Dia sempat tanya Josua juga, ada apa lagi.
Yang kedua ini jawaban Josua melunak, 'Udah bang, gak ada apa-apa bang'. Ini berbeda dengan pertama sebelum Josua bertemu Ibu," katanya.
Dari keterangan Bripka RR, kata Erman, kliennya sama sekali tidak melihat adanya dugaan pelecehan atau kekerasan seksual kepada Putri Candrawathi yang diduga menjadi motif pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.
Seperti diketahui dalam kasus ini polisi sudah menetapkan lima tersangka. Yakni Ferdy Sambo dan istrinya Putri Candrawati, dua ajudannya Bripka RR dan Bharada E serta Kuat Maruf, sopir sekaligus ART keluarga Ferdy Sambo.
Mereka dijerat Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, subsider Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan biasa, junto Pasal 55 dan 56 KUHP tentang permufakatan jahat.
Dengan ancaman hukuman, pidana mati, penjara seumur hidup atau selama-lamanya 20 tahun.
Baca juga: Sosok Judistira Eka Permadi, Pilot Pesawat TNI AL yang Jatuh di Selat Madura, Istrinya Hamil 9 Bulan
Baca juga: Kecelakaan Maut Tadi Pagi, Pemotor Tewas di Lokasi, Putar Balik Lalu Tertabrak Bus Pariwisata
Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com