Brigadir J Tewas

Akhirnya Terungkap Drama Ferdy Sambo Jelang 2 Bulan Kasus Brigadir J, Diduga Ada 3 Kapolda Terlibat

Publik masih terus menyoroti kasus Ferdy Sambo hingga kini beredar kabar beberapa Kapolda ikut terlibat.

Editor: Glendi Manengal
Dok. Handout/tvOne News
Kamaruddin Simanjuntak, Ferdy Sambo dan Brigadir J 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terungkap soal skenario Ferdy Sambo dalam pembunuhan Brigadir J.

Diketahui setelah hampir dua bulan kasus Brigadir J.

Publik masih terus menyoroti kasus Ferdy Sambo hingga kini beredar kabar beberapa Kapolda ikut terlibat.

Baca juga: Baru Terungkap Polri Terima Info 3 Kapolda Diduga Terlibat Kasus Ferdy Sambo, Diusut Sesuai Fakta

Ferdy Sambo, pengacara Brigadir J Kamaruddin Simanjuntak dan ilustrasi polisi
Ferdy Sambo, pengacara Brigadir J Kamaruddin Simanjuntak dan ilustrasi polisi (Kolase Tribunnews.com/Istimewa)

Drama masih terus mewarnai meski sudah hampir dua bulan sejak kematian Brigadir J.

Diketahui, Brigadir J tewas dibunuh Ferdy Sambo dan para anak buahnya pada Jumat (8/7/2022).

Nyaris dua bulan berlalu, drama terkait kasus Brigadir J masih menjadi perhatian publik.

Tak cuma soal motif yang masih misteri, tapi kini ada pula tiga kapolda yang diduga terseret di kasus Ferdy Sambo.

Ketiganya ialah Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran, Kapolda Sumatera Utara, Irjen Panca Putra dan Kapolda Jawa Timur, Irjen Nico Afinta.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan bahwa tim khusus (Timsus) telah mengetahui mengenai informasi dugaan keterlibatan ketiganya.

Kendati begitu, Dedi menegaskan hingga saat ini Polri belum memeriksa ketiga kapolda tersebut.

"Pemeriksaan tiga kapolda, saya tegaskan belum ada sampai sekarang, hari ini," ujar Dedi kepada wartawan di Mabes Polri, Selasa (6/9/2022), dikutip dari pemberitan Kompas TV.

Kata Dedi, saat ini tim khusus (timsus) Polri masih fokus pada pengembalian berkas perkara lima tersangka kasus pembunuhan berencana, yakni Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Bripka Ricky Rizal, Bharada Eliezer, Kuat Ma'ruf.

"Kita masih fokus, dua hal yang perlu rekan-rekan ketahui.

Yang pertama, fokus dari tim penyidik adalah penyelesaian pemberkasan lima tersangka terkait masalah pidana 340 KUHP sub 338 jo 55 dan 56, yang sudah dikembalikan dari JPU ke penyidik," kata Dedi.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved