Breaking News:

Terkini Nasional

Ini Rencana Polisi Terkait Aksi Demo di Gedung DPR Hari Ini, Sudah Disiapkan 3000 Personel

Berikut pernyataan Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Komarudin terkait rencana pengamanan demo terkait kenaikan harga BBM hari ini di DPR.

Mario Christian Sumampow via Tribunnews.com
Aksi demo menolak kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) diwarnai aksi saling dorong dan lempar botol oleh massa aksi. Aksi yang yang diinisiasi oleh Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) ini berlangsung di kawasan Patung Kuda, Monas, Senin (5/9/2022). Terkait aksi unjuk rasa elemen buruh di MPR/DPR RI terkait tolak kenaikan harga BBM, kepolisian sudah menyiapkan skema pengamanan dengan menurunkan ribuan personel gabungan untuk pengamanan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID – Polisi sudah menyiapkan rencana terkait aksi demo di depan Gedung MPR/DPR hari ini Selasa 6 September 2022.

Telah disiapkan 3000 personel untuk berjaga di Depan Gedung MPR/DPR.

Berikut pernyataan Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Komarudin terkait rencana pengamanan tersebut.

Aksi demo terkait kenaikan harga BBM akan digelar sejumlah elemen buruh di depan Gedung MPR/DPR Jakarta Pusat  hari ini Selasa (6/9/2022).

Terkait itu, polisi telah menyiapkan skema pengamanan.

Baca juga: Akhirnya Terungkap Kabareskrim Jawab Kembali Isu Pelecehan: Yang Tahu Allah, Putri dan Brigadir J

Demo. Rencana puluhan ribu buruh jika aksi besok 6 September 2022 tidak didengar.

Demo.  6 September 2022 terkait kenaikan harga BBM. Ilustrasi. (Istimewa via tribunpalu.com)

Akan menurunkan ribuan personel gabungan untuk pengamanan.

"Untuk yang di DPR RI ini sekitar 3.000 personel," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Komarudin saat dihubungi, Selasa (6/9/2022).

Komarudin menerangkan selain elemen buruh, ada sejumlah elemen lain yang juga melakukan aksi unjuk rasa pada hari ini di kawasan Jakarta Pusat.

"Yang paling banyak hari ini sepertinya hanya di DPR, di Patung Kuda bukan soal BBM kalo nggak salah, tapi soal perumahan," jelasnya.

Di sisi lain, Komarudin menerangkan pihaknya belum menyiapkan rekayasa lalu lintas buntut adanya demo tersebut.

"Rekayasa lalin kita tentatif kita liat situasional sekira tidak dibutuhkan ya tidak akan kita tutup. Tapi sekira nanti memang jumlah massanya diperkirakan bisa menutup Jalan Gatot Subroto ya akan kita tutup khususnya yang dari Semanggi menuju Slipi," ucapnya.

Lebih lanjut, Komarudin mengimbau kepada massa aksi untuk tetap mengikuti peraturan yang ada dan tidak membuat gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

"Diharapkan dalam penyampaiannya tetap baik-baik saja kemudian tentunya agar tertib, saling menghormati aktivias masyarakat lainnya," ungkapnya.

Baca juga: 3 Sosok Kapolda Diduga Terlibat dalam Kasus Brigadir J, Siapa Mereka? Simak Penjelasan Kapolri

Info: ada rencana demo besar-besaran. Digelar buruh terkait kenaikan BBM, para buruh akan menggelar demo besar-besaran pada 6 September.
Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved