Breaking News:

Minsel Sulawesi Utara

Puluhan Sopir Angkot Tumpaan - Amurang Sampaikan Aspirasi ke DPRD Minsel Sulawesi Utara

Puluhan anggota dan pengurus Persatuan Supir Angkot Basis Tuama (Tumpaan Amurang) melakukan kunjangan ke DPRD Minsel

Penulis: Manuel Mamoto | Editor: Chintya Rantung
Isak/Tribun Manado
Basis Tumpaan sampaikan aspirasi ke DPRD Minsel Sulawesi Utara minta penetapan tarif baru pasca kenaikan harga BBM. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Puluhan anggota dan pengurus Persatuan Supir Angkot Basis Tuama (Tumpaan Amurang) melakukan kunjangan ke DPRD Minsel di Kelurahan Teep, Kecamatan Amurang Barat, Senin (4/9/2022).

Kunjungan Basis Tuama ke DPRD Minsel dalam rangka menyampaikan aspirasi mereka sehubungan dengan penyesuaian tarif angkot pasca kenaikan harga BBM.

Ricky Kalangi selaku ketua Basis Tuama kepada Tribun Manado mengatakan bahwa kunjungan mereka untuk meminta pemerintah agar menetapkan penyesuaian tarif angkot.

"Kami meminta agar ada penyesuaian tarif karena ada kenaikan harga BBM. Selama ada kenaikan harga BBM waktu itu dari Premium ke Pertalite kami sudah mengusulkan agar ada penyesuaian harga tarif angkot ke Dinas Perhubungan namun tidak pernah ditindak lanjuti, "kata Ricky.

Dia juga bilang kalau saat ini mereka menunggu hasil pertemuan dengan DPRD Minsel untuk segera ditindak lanjuti, dengan mengeluarkan aturan penyesuaian tarif oleh pemerintah daerah.

"Pertemuan tadi bersama ketua komisi dua di ruang rapat. Intinya mereka menerima dan akan segera membahas dengan pihak eksekutif yang terkait agar segera dikeluarkan aturan atau penetapan tarif baru sehubungan dengan kenaikan harga BBM,"ujar Ricky.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Komisi Dua DPRD Minsel Rommy Pondaag mengatakan akan segera menindaklanjuti hasil pertemuan itu.

"Hari ini, DPRD Minsel mendapat kunjungan dari beberapa supir angkot dan pengurus Basis Tuama. Mereka datang untuk meminta dilakukan penyesuaian tarif angkutan umum.

Permintaan dari para supir angkot untuk menaikan tarif saat ini menjadi 7.000 rupiah dari tarif 5.000 rupiah bagi penumpang umum dan 5.000 rupiah dari tarif 4.000 rupiah untuk anak sekolah."kata Rommy.

Rommy katakan dari hasil pertemuan tersebut pihaknya akan memanggil Kadis Perhubungan Minsel dan pihak-pihak yang terkait untuk membahas pembentukan produk hukum sehubungan dengan penetapan penyesuaian tarif yang baru.

"Saya sudah menghubungi Sekwan agar menyurat dan memanggil Kadis Perhubungan dan bagian hukum untuk sama-sama membuat penetapan tarif angkutan yang baru," jelas Rommy.

Basis Tuama minta agar segera melakukan penyesuaian tarif yang baru jangan hanya sampai dipembahasan saja. (Isak)

Baca juga: Warga Miangas Talaud Sulawesi Utara Pasrah pada Tuhan, Kapal Perintis Dokter Guru Sangat Dibutuhkan

Baca juga: Kecelakaan Maut Tadi Pagi, 7 Orang Tewas Usai Mobil Tabrak Truk di Tol, Korban: Tolong, Tolong

 

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved