Brigadir J Tewas

Akhirnya Terungkap Deretan Kejanggalan soal Dugaan Pelecehan Istri Ferdy Sambo, Ini Kata LPSK

Diketahui sebelumnya Brigadir J dilaporkan atas dugaan pelecehan terhadap Putri Candrawathi.

Editor: Glendi Manengal
KOMPAS.COM
Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo tersangka kasus Brigadir J 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Diketahui sebelumnya Brigadir J dilaporkan atas dugaan pelecehan terhadap Putri Candrawathi.

Terkait hal tersebut kasus dugaan pelecehan kembali muncul.

Namun dalam dugaan pelecehan tersebut ada banyak muncul kejanggalan.

Baca juga: Baru Terungkap Ada Isu Panglima TNI Andika-KSAD Dudung Tak Harmonis, Anggota DPR Ungkap Penyebabnya

Putri Candrawathi
Putri Candrawathi (Dok. Handout)

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengungkap 7 kejanggalan soal adanya dugaan pelecehan seksual yang dialami Putri Candrawathi dalam hasil temuan dan rekomendasi Komnas HAM.

Sebelumnya dugaan pelecehan seksual itu dikatakan terjadi saat Putri Candrawathi masih berada di Magelang yang diduga dilakukan oleh almarhum Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J.

Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi Pasaribu menyatakan adanya kejanggalan dari hasil tersebut.

Setidaknya menurut Edwin ada tujuh poin yang dinyatakan janggal oleh LPSK. Namun Edwin hanya menyebutkan enam di antaranya.

Sementara satu kejanggalan lainnya akan disampaikan LPSK setelah penyidik mengungkap semuanya.

Berikut enam dari tujuh kejanggalan yang diungkap LPSK terkait adanya dugaan pelecehan seksual yang dialami Putri Candrawathi dalam hasil temuan dan rekomendasi Komnas HAM:

1. Ada Kuat Maruf dan Susi

Pertama soal kecilnya kemungkinan terjadi peristiwa pelecehan seksual. Sebab saat kejadian di Magelang saat itu, masih ada Kuat Maruf dan saksi Susi.

"Kan waktu peristiwa itu, yang diduga ada perbuatan asusila itu, itu kan masih ada Kuat Maruf dan Susi, yang tentu dari sisi itu kecil kemungkinan terjadi peristiwa," kata Edwin saat dikonfirmasi awak media, Minggu (4/9/2022).

2. Masih Bisa Teriak

Karena masih adanya Kuat Maruf dan saksi Susi, Erwin mengatakan jika benar peristiwa pelecehan itu terjadi, maka setidaknya Putri Candrawthi masih bisa teriak saat itu.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved