Breaking News
Kamis, 12 Maret 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kasus Dugaan Pelecehan

Seorang Kades Diduga Lecehkan 4 Mahasiswi yang KKN, Modus Pelaku Pura-pura Mengobati Korban

Seorang Kades dilaporkan seorang mahasiswi diduga melakukan pelecehan saat melakukan KKN

Editor: Glendi Manengal
Istimewa
Ilustrasi seorang mahasiswi jadi korban pelecehan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Seorang Kades diduga melakukan pelecehan ke empat mahasiswi.

Diketahui para korban sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Kasus tersebut pun telah dilaporkan ke pihak kepolisian.

Baca juga: Daftar Harga BBM Pertalite, Pertamax dan Solar yang Mulai Berlaku Hari Ini

Ilustrasi pelecehan
Ilustrasi pelecehan (net)

S, seorang Penjabat (Pj) Kepala Desa (Kades) Lahimbua di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara diduga melakukan pelecehan seksual terhadap empat mahasiswa Universitas Haluoleo (UHO) Kendari.

Keempat mahasiswa itu diketahui sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Lahimbua, Kecamatan Andowia.

Kasus ini terungkap setelah seorang mahasiswi melaporkan kasus dugaan pelecehan seksual itu ke Polres Konut.

Kapolres Konawe Utara, AKBP Achmad Fathul Ulum membenarkan terkait laporan tersebut, sebagaimana dilansir TribunnewsSultra.com.

Polisi pun telah melakukan penahanan terhadap S sejak Kamis (1/9/2022).

"Iya benar, kami dari pihak kepolisian sudah tindak lanjuti atas laporan dari korban pelecehan. Kemarin kami sudah memeriksa dua saksi dan satu korban. Sementara semua dalam proses," katanya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Konawe Utara, Iptu Bhekti Kurniawan mengatakan, para mahasiswi dan mahasiswa peserta KKN memang tinggal di rumah S.

Adapun, lokasi dugaan pelecehan seksual itu juga terjadi di rumah S.

"Dari empat orang, ada satu mahasiswa yang alami pelecehan agak parah," ujarnya, Sabtu (3/9/2022), dikutip dari Kompas.com.

Dikatakan Bhekti, modus S yakni berpura-pura mengobati mahasiswi yang sedang sakit.

Caranya, S melakukan pemijatan di beberapa bagian tubuh mereka.

Saat melakukan pemijatan inilah pelaku memegang bagian sensitif tiga mahasiswi tersebut.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved