Minsel Sulawesi Utara

Polres Minsel Sulawesi Utara Amankan 6 Tersangka Kasus Penggelapan BBM dan Judi

Polisi berhasil mengungkap kasus tindak pidana perjudian dan penyalahgunaan pengangkutan niaga / penggelapan BBM

Penulis: Manuel Mamoto | Editor: Chintya Rantung
IST
Polres Minsel Lakukan Press Conference Kasus BBM Dan Judi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Polisi berhasil mengungkap kasus tindak pidana perjudian dan penyalahgunaan pengangkutan niaga / penggelapan BBM (Bahan Bakar Minyak) di wilayah kepolisian Polres Minsel.

Pengungkapan dua kasus tersebut disampaikan melalui press conference di kantor Polres Minsel, kelurahan Pondang, Kecamatan Amurang timur, Kamis (1/9/2022).

Press conference dihadiri Wakapolres Minsel Kompol Eddy Saputra, Kasat Reskrim Iptu Lesly Deiby Lihawa serta sejumlah insan media wartawan biro Minsel.

"Sat Reskrim Polres Minsel mengamankan 4 (empat) orang tersangka dan babuk uang tunai ratusan ribu rupiah dalam pengungkapan kasus perjudian kartu remi, serta 2 (dua) tersangka kasus BBM Solar juga 1 (satu) tersangka kasus BBM Pertalite," terang Kasat Reskrim.

Tersangka kasus judi kartu remi berinisial YM alias Aba (58), FP alias Fiki (29), MT alias Martha (67) dan FO alias Fenny (41); tiga tersangka warga Kecamatan Sinonsayang, Kabupaten Minsel, seorang lagi warga Kabupaten Bolmong.

"Tindak pidana judi kartu remi, TKP di Desa Ongkaw, Kecamatan Sinonsayang, terjadi pada Rabu 24 Agustus 2022, para tersangka diamankan petugas dalam status tertangkap tangan pada hari itu juga. Tersangka dijerat pasal 303 Bis ayat 1 ke 1 KUHP ancaman hukuman 4 (empat) tahun," ujar Iptu Lesly.

Sementara dalam kasus BBM Solar, TKP di dekat SPBU Kapitu, petugas menemukan dan mengamankan babuk 1 unit kendaraan truck Hino DB 8691 EG beserta 24 galon ukuran masing-masing 25 liter berisi Solar, 1 unit kendaraan kijang station DB 1131 EH serta 20 galon ukuran masing-masing 25 liter berisi Solar, dan 1 unit kendaraan roda 14 nomor TNKB B 9815 SEH.

"Kasus BBM Solar ini merupakan pelimpahan dari laporan polisi Polsek Amurang, kasus dalam proses penyelidikan. Modus operandi yaitu mengisi BBM Solar di SPBU menggunakan galon untuk kemudian diperjualbelikan," ungkap Kasat Reskrim dihadapan sejumlah wartawan.

Dalam kasus BBM Solar dugaan pasal yang dilanggar yaitu pasal 55 UU RI nomor 22 tahun 2001 tentang Migas sebagaimana diubah dengan undang-undang RI nomor 11 tahun 2020 tentang cipta kerja, ancaman pidana paling lama 6 tahun dan denda paling tinggi Rp. 60.000.000.000.

Sedangkan untuk kasus BBM Pertalite, TKP di Jalan Trans Sulawesi, Desa Pakuweru, Kec. Tenga, Kab. Minsel, kejadian Rabu malam (24/08/2022).

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved