Internasional
Drone Terbaru China yang Bikin Amerika Serikat Ketar-ketir, Berkekuatan Hipersonik
China baru saja menciptakan drone terbaru. Drone tersebut berkekuatan hipersonik dan bisa membuat Amerika Serikat ketar-ketir.
Tapi klaim berikutnya bahkan lebih mengejutkan.
Klaim tersebut mengatakan bahwa Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) telah menggunakan drone – yang dapat mencapai pangkalan AS seperti Guam – untuk beberapa waktu.
Desainnya tidak tampak full-stealth, berdasarkan tidak adanya pekerjaan logam penyerap radar, finishing, dan cat khusus, yang mudah dikenali.
Namun, tentu saja telah dirancang untuk observabilitas yang sangat rendah.
CH-4 dan CH-6
Baca juga: Sebutan Jendral Untuk Ferdy Sambo Masih Terdengar, Ternyata Suara Dari Penyidik
Baca juga: Profil Mikhail Gorbachev, Presiden Pertama dan Terakhir Uni Soviet, Gagal Cegah Keruntuhan
Sebelumnya, China memamerkan dua pesawat nirawak (drone) canggih, CH-4 dan CH-6.
Keduanya mirip drone MQ-1 Predator buatan Amerika Serikat.
Drone CH-4 China yang dikembangkan secara independen memiliki mesin domestik berbahan bakar berat, terbang perdana, Rabu (17/8/2022).
Mesin domestik memungkinkan versi terbaru dari drone CH-4 untuk terbang di ketinggian yang lebih tinggi untuk daya tahan yang lebih lama dan dengan beban yang lebih berat.
Drone CH-4 menyelesaikan tes lepas landas dan mendarat otonom, penerbangan titik arah, transportasi beban penuh dan tes di bawah ketinggian dan daya tahan penerbangan maksimum.
Drone CH-6 produksi China ini memiliki kemampuan sangat tinggi, jangkauan jauh, dan daya angkut lebih besar ketimbang seri CH-4.
Desainnya mirip drone MQ-1 Predator buatan AS.
Profil drone CH-4 dipublikasikan media Global Times, Kamis (18/8/2022). Drone ini dari pengembangan hingga produksi dibuat di China.
Global Times mengutip pernyataan Shi Wen, kepala insinyur CH UAV, pabrik pembuat drone ini.
Mesin drone ini menawarkan konsumsi bahan bakar yang rendah, daya tahan penerbangan yang lama, dan berbagai lingkungan aplikasi.
