Bisnis

Grab Hadirkan @GrabMerchantID, Solusi Digital bagi Jutaan UMKM Indonesia

Inisiatif Grab dan OVO ini adalah untuk mendukung upaya pemerintah dalam mendorong lahirnya pelaku UMKM baru dan mempercepat adopsi digital.

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Handhika Dawangi
Istimewa/Dok. Grab
Menkop UKM Indonesia, Teten Masduki (kedua dari kanan), President Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata (kedua dari kiri), Country Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi (kanan), bersama Perwakilan dari komunitas UMKM Indonesia (kiri), memukul kentongan sebagai simbol peresmian Solusi UMKM Terpadu di @GrabMerchantID 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Dalam semangat Hari UMKM Nasional 2022, Grab, superapp terkemuka di Asia Tenggara, dan OVO, tekfin unicorn Indonesia memperkenalkan Solusi UMKM Terpadu di @GrabMerchantID.

Ini adalah portal informasi satu pintu untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berfokus pada tiga pilar utama, yaitu memberikan akses ke konsumen melalui digitalisasi, pusat informasi tentang izin dan sertifikasi, serta akses ke modal usaha.

Inisiatif Grab dan OVO ini adalah untuk mendukung upaya pemerintah dalam mendorong lahirnya pelaku UMKM baru dan mempercepat adopsi digital pelaku usaha.

Solusi UMKM Terpadu di @GrabMerchantID disosialisasikan pada acara Kopdar UMKM Nasional di Gedung SMESCO Indonesia yang diikuti oleh sejumlah pemilik bisnis dan perwakilan komunitas UMKM (Indonesia Creative Cities Network, UKM Indonesia, Tangan di Atas dan Sahabat UMKM) Jumat (26/08/2022).

Event dihadiri Menteri Koperasi dan UKM RI Teten Masduki, Country Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi, dan President Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata.

Akses ke modal usaha, kejelasan mengenai izin dan regulasi serta akses ke konsumen masih menjadi tiga kendala utama dalam mendirikan usaha baru atau bagi para pelaku UMKM dalam mengembangkan usaha.

Alanda Kariza, penulis, aktivis dan pemilik usaha kuliner Bearrito mengatakan, ketiga hal tersebut merupakan tantangan besar ketika ia baru memulai usaha sendiri.

"Kemudahan mengakses informasi terkait modal, peraturan dan bagaimana cara menggaet konsumen yang lebih luas sangatlah membantu bagi usaha kecil yang masih memiliki keterbatasan sumber daya,” katanya dalam Kopdar UMKM.

Fiki Satari, Ketua Umum Indonesia Creative Cities Network (ICCN) mengungkapkan, begitu banyak jejaring komunitas kreatif yang mengandalkan media sosial dalam kegiatan usahanya.

"Untuk itu pusat informasi yang kredibel dan mudah dicerna di media sosial juga menjadi krusial agar para pelaku usaha, UMKM khususnya, bisa mengakses informasi/solusi/program yang tepat untuk mengembangkan usahanya,” ujar Fikri.

Digitalisasi UMKM menjadi salah satu kunci pemulihan ekonomi nasional.
Tercatat, pada 2020 jumlah UMKM yang memanfaatkan kanal digital hanya 8 juta.

Dalam kurun waktu kurang dari dua tahun, kini jumlahnya meningkat pesat menjadi 19 juta.

Grab dan OVO telah menjadi mitra strategis pemerintah Indonesia dalam mendukung tercapainya 30 juta UMKM yang didigitalisasi pada 2024.

Sejak pandemi hingga Mei 2022 tercatat lebih dari 2 juta UMKM sudah didigitalisasi melalui ekosistem Grab dan OVO.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved