Senin, 4 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Brigadir J Tewas

Akhirnya Terungkap Suasana Sidang Kode Etik Ferdy Sambo, Kompolnas: Tenang, Tegang, Penuh Air Mata

Dalam sidang tersebut, Kompolnas menjadi salah satu lembaga pengawas eksternal Polri yang diikutsertakan dalam sidang kode etik Irjen Ferdy Sambo.

Tayang:
Youtube Polri TV
Akhirnya Terungkap Suasana Sidang Kode Etik Ferdy Sambo, Kompolnas: Tenang, Tegang, Penuh Air Mata 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut ini suasana sidang kode etik Mantan Kadiv Humas Irjen Ferdy Sambo.

Sidang etik memutuskan Irjen Ferdy Sambo dipecat dari institusi Polri Dalam sidang tersebut memeriksa 15 orang saksi atas sidang dari Mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo terkait dugaan pelanggaran etik dalam kasus pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J

Dalam sidang tersebut, Kompolnas menjadi salah satu lembaga pengawas eksternal Polri yang diikutsertakan dalam sidang kode etik Irjen Ferdy Sambo.

Baca juga: Sosok Irjen Syahar Diantono, Kadiv Propam Polri Pengganti Ferdy Sambo, Teman Seangkatan Kapolri

Ferdy Sambo menjalani sidang Kode Etik terkait kasus pembunuhan ajudannya Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J.

Anggota Kompolnas Yusuf Warsyim yang hadir di ruang sidang membeberkan suasana persidangan yang berlangsung kurang lebih 17 jam itu.

Kata Yusuf, suasana saat itu, dinamis.

Sesekali tercipta momen tegang, tenang, hingga beberapa yang ada di dalam ruang sidang berurai air mata.

"Ya suasana sidangnya sebagaimana pengadilan, ya suasananya ada, tegangannya ada, tenangnya ya dinamis lah. Dan penuh air mata," kata Yusuf saat dikonfirmasi awak media dikutip Minggu (28/8/2022).

Kata Yusuf, ada beberapa anggota Polri yang menangis dalam sidang tersebut.

Kendati demikian untuk mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo, Yusuf mengatakan, yang bersangkutan tidak menangis, hanya terlihat merasa bersalah atas kasus yang dilakukannya.

"Pak sambo tidak menangis, terlihat ada rasa bersalah. Tetapi terlihat ada keteguhan apa yang akan dihadapinya. Pak sambo tidak menangis disidang," katanya.

Dia hanya menegaskan kalau pihak yang menangis merupakan saksi atau beberapa orang dari 15 anggota polisi yang menjadi saksi.

Hanya saja, dia tidak membeberkan secara detail siapa saja orang yang menangis tersebut.

Dirinya menduga kondisi itu bisa tercipta karena adanya rasa kecewa yang dirasakan oleh para saksi yang dihadirkan dalam sidang.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved