Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Harga Tiket Pesawat

Akhirnya, Garuda Indonesia dan Citilink Akan Menambah Armada Guna Menstabilkan Harga Tiket Pesawat

Garuda Indonesia dan Citilink Akan Menambah Armada Untuk Menstabilkan Harga Tiket Pesawat

Editor: Natanael Runtuwarouw
dok. AP II
Garuda Indonesia 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Beberapa maskapai di Indonesia akan menambah armada penerbangan.

Beberapa diantaranya ialah maskapai Garuda Indonesia dan maskapai Citilink.

Penambahan armada pesawat tentunya berkaitan dengan mahalnya harga tiket pesawat akhir - akhir ini.

Hal ini disampaikan oleh Menteri BUMN Erick Thohir  bahwa hal ini dalam upaya untuk menekan harga tiket pesawat yang cenderung mahal.

Menurutnya, keputusan ini merupakan tindak lanjutan dari instruksi Presiden RI Joko Widodo untuk menekan harga tiket pesawat yang sedang melambung tinggi.

"Satu, mengenai Garuda, bahwa sesuai dengan instruksi dari presiden bagaimana kita bisa terus menekan harga tiket untuk lebih murah," ucap Erick Thohir di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (24/8/2022).

Menteri BUMN Erick Thohir
Menteri BUMN Erick Thohir (DOK. Kementerian BUMN via Kompas.com)

Kedepannya Garuda Indonesia dan Cilink akan menambah beberapa jumlah pesawat dari 61 menjadi 120 armada sampai akhir tahun 2022 mendatang.

Dengan banyaknya armada diharapkan harga tiket pesawat dapat ditekan sehingga menjadi lebih murah.

"Nah keseimbangan ini yang kita harapkan juga bisa memperbaiki tiket harga nasional," kata Erick.

Penambahan armada tersebut kata Erick tidak terlepas dari restrukturisasi PT Garuda Indonesia melalui Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU).

Dengan PKPU tersebut menurutnya perusahaan Garuda lebih sehat.

Setelah putusan PKPU pemerintah menyuntikkan PMN untuk Garuda sebesar Rp 7,5 triliun yang dananya sebagian digunakan untuk menambah armada.

Erick Thohir menjamin harga sewa pesawat untuk Garuda dan Citilink sesuai dengan harga pasar, tidak seperti harga sebelumnya yang terindikasi korupsi.

"Kita pastikan pesawat-pesawat yang baru ini harga sewanya sesuai dengan harga pasar tidak harga yang seperti sebelumnya yang terindikasi bahkan sudah ada istilah tersangka untuk kasus korupsi untuk di Garuda," kata Erick.

Sebelumnya, Erick Thohir dan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi melakukan koordinasi terkait upaya pemerintah menstabilkan harga tiket pesawat.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved