Brigadir J Tewas
Ternyata Hal Ini Jadi Kendala Autopsi Ulang Jenazah Brigadir J, Dokter Forensik: Luka Sudah Tak Asli
Jenazah Brigadir J diautopsi ulang oleh dokter forensik untuk mengungkap kasus pembunuhan yang terjadi di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Hasil autopsi jenazah Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J kini terungkap.
Hasil autopsi ulang jenazah Brigadir J disampaikan oleh Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia (PDFI).
Hasil autopsi jenazah Brigadir J tersebut pun telah diserahkan ke Bareskrim Polri oleh tim dokter forensik PDFI.
Baca juga: Baru Terungkap Info Baru Grafik Konsorsium Judi 303, Nama Kabareskrim Polri Berada di Pucuk Atas
Baca juga: Hari ini Brigadir J Wisuda, Samuel Hutabarat: Belum Terima Ijazah Sudah Dipanggil Tuhan
Diketahui jenazah Brigadir J diautopsi ulang untuk mengungkap kasus pembunuhan yang terjadi di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo.
Saat autopsi ulang jenazah Brigadir J ternyata tim dokter memiliki sejumlah kendala.

Foto: Brigadir J.
Ketua Umum PDFI, Ade Firmansyah menyebut pihaknya sempat mendapat kendala dalam proses autopsi ulang jenazah Brigadir J itu.
"Pada saat kita lakukan autopsi kedua ini, bentuk lukanya itu sudah tidak asli lagi, tidak sama seperti aslinya," kata Ade kepada wartawan di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (22/8/2022).
Ade mengungkapkan, kondisi jenazah sudah mulai ada pembusukan, sehingga membuat bentuk luka di tubuh Brigadir J berubah.
"Adanya pembusukan, ataupun pemberian formalin pengawetan jenzah itu tentunya akan membuat bentuk luka itu mengalami perubahan. Jadi kita tidak bisa tentukan lagi seperti semula pada jenazah yang fresh, namanya autopsi ulang ada keterbatasan," jelasnya.
Meski begitu, Ade menyebut pihaknya memastikan tidak ada luka lain selain luka tembakan pada tubuh Brigadir J.
Sebelumnya, Tim dari Perkumpulan Dokter Forensik Indonesia (PDFI) mengumumkan hasil autopsi kedua terhadap jenazah Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.
Hasilnya, tim dokter Forensik memastikan tidak ada luka penganiayaan di tubuh Brigadir J.
"Sesuai hasil pemeriksaan tidak ada luka-luka pada tubuhnya selain luka akibat senjata api, artinya kami bisa pastikan bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan," Ade kepada wartawan di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (22/8/2022).
Ade menyebut luka yang ada di tubuh Brigadir J hanya luka dari senjata api yang ditembakan kepada dirinya di rumah dinas eks Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo di Komplek Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan saat itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ketua-tim-dokter-forensik-autopsi-ulang-jenazah-brigadir-j.jpg)