Breaking News:

Sitaro Sulawesi Utara

PDAM Sitaro Sulawesi Utara Bakal Buka 419 Sambungan Rumah Untuk MBR

Pengembangan layanan air bersih bagi masyarakat terus dilakukan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Siau Tagulandang Biaro

Penulis: Octavian Hermanses | Editor: Chintya Rantung
Vian Hermanses/tribunmanado.co.id
Instalasi pompa akelabo milik PDAM Kabupaten Sitaro 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pengembangan layanan air bersih bagi masyarakat terus dilakukan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro).

Kali ini, pihak perusahaan bakal membuka 419 Sambungan Rumah atau SR yang merupakan bagian dari program bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Kepala Bagian Teknis PDAM Sitaro, Jansen Karundeng mengatakan, saat ini pihaknya sedang menyiapkan kebutuhan guna proses pemasangan sambungan rumah.

"Kebutuhan untuk instalasi pemasangan sambungan rumah sedang kami siapkan. Rencananya dalam waktu dekat akan mulai dipasang," kata Karundeng, Selasa (23/8/2022).

Sebelumnya, lanjut Karundeng, pihaknya bersama tim dari BPKP dan Bappeltibangda Sitaro telah melakukan survei lapangan guna penetapan penerima layanan MBR dimaksud.

"Jadi ada beberapa persyaratan calon penerima program ini. Mulai dari tidak memiliki mobil, daya listrik dibawah 1.300 watt serta hanya terdapat satu KK dalam rumah tersebut," terangnya.

Dari survei yang dilakukan, PDAM dan tim mendapatkan angka 419 calon penerima program yang terdiri dari 200an di wilayah Siau dan selebihnya di Tagulandang dan Biaro.

"Untuk tarif pemasangan sambungan rumah ini belum ditentukan berapa. Mungkin dalam waktu dekat pada saat pemasangan akan dimulai," ujar Karundeng.

Data mencatat, hingga saat ini PDAM Kabupaten Sitaro miliki 3.214 Sambungan Rumah atau SR yang harus dilayani untuk kebutuhan air bersih.

Meski begitu, tak sedikit pula pelanggan atau SR yang kini tidak lagi aktif dalam memanfaatkan layanan dari PDAM Kabupaten Sitaro.

"Dari 3.214 SR, ada seribuan yang tidak aktif lagi. Kebanyakan sudah menunggak pembayaran sehingga kami segel. Ada juga yang putuskan sambungannya," beber Karundeng.

Untuk melayani sambungan rumah tersebut, pihak PDAM Kabupaten Sitaro mengoperasikan 13 unit mesin pompa yang tersebar di beberapa daerah di Sitaro.

Selain mengandalkan mesin pompa, PDAM Sitaro juga menggunakan metode gravitasi dalam melayani kebutuhan air bersih masyarakat.

"Untuk wilayah Siau itu ada sembilan mesin pompa, Tagulandang dua mesin dan Makalehi dua mesin. Ada pula beberapa wilayah yang menggunakan sistem gravitasi," kata Karundeng. (HER)

Baca juga: Akhirnya Terungkap Hasil Visum Korban Pembunuhan di Manado, Keluarga Pilih Makamkan di Toli-toli

Baca juga: BREAKING NEWS Satu Warga Desa Tobayagan Bolsel Sulawesi Utara Dikabarkan Hilang

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved