Brigadir J Tewas
Akhirnya 5 Kejanggalan CCTV Rumah Ferdy Sambo Ditemukan Ahli Forensik Digital, Disebut Hasil Editing
Lima kejanggalan hasil rekaman kamera CCTV di rumah Ferdy Sambo. Mulai dari tampilan mobil Ferdy Sambo hingga mobil Putri Candrawathi tak terlihat.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Akhirnya lima kejanggalan rangkaian hasil rekaman kamera CCTV dalam kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J yang beredar di media massa dinilai sudah melalui proses penyuntingan atau editing.
Terdapat beberapa bagian rekaman yang disebut telah diedit.
Mulai dari tampilan mobil Ferdy Sambo yang terparkir hingga mobil Putri Candrawathi tak terekam kamera.
Hal itu diungkapkan Ahli Forensik Digital, Abimanyu Wahyuwidayat dalam program Kompas Petang di Kompas TV.
Pria yang akrab disapa Abah itu membeberkan hasil analisisnya terkait rangkaian rekaman kamera CCTV yang berada di rumah Irjen Ferdy Sambo.
Berikut ini rangkuman kejanggalan dalam rekaman kamera CCTV yang diungkap oleh Abimanyu.
1. Gambar mobil Sambo di garasi
Abimanyu mengatakan, tanda pertama yang nampak kalau rekaman kamera CCTV itu sudah disunting adalah dari 2 mobil yang terparkir di garasi rumah mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri Irjen Ferdy Sambo.
"Ini bukan analisa saya saja, masyarakat juga melihat logikanya, bahwa sekarang dilihat kendaraan yang warna hitam itu kendaraannya terkompres," ujar Abimanyu.

(Potret Brigadir J, Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo terekam CCTV di rumah pribadinya, di Saguling../Youtube CNN Indonesia/Tangkap Layar)
Baca juga: Akhirnya Terungkap Sosok Penunggu Rumah Mewah Ferdy Sambo di Magelang, Ternyata Sering Lakukan Ini
Baca juga: Baru Terungkap Sosok Skuad yang Dimaksud Ancam Brigadir J, Ternyata Bukan Ajudan Ferdy Sambo
Baca juga: Baru Terungkap Maksud Kerajaan Ferdy Sambo di Tubuh Polri, Mahfud MD: Ada Mabes di Dalam Mabes
2. Format rekaman berbeda
Abimanyu, tanda kedua yang memperlihatkan rekaman video dari kamera CCTV itu sudah diedit adalah dari format tampilan.
"Kemudian saat layar itu ditampilkan, itu formatnya 1:1. Padahal kalau layar CCTV biasanya 4:3 atau 16:9, lebar.
Melebar, bukan kotak. Dengan demikian berarti ada area yang dipotong," ucap Abimanyu.
3. Label waktu berukuran kecil
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/akhirnya-terungkap-isi-rekaman-cctv-detik-detik-tewasnya-brigadir-j-kronologi-terungkap.jpg)