Minsel Sulawesi Utara

Dinas PPPA Minsel Sulawesi Utara Tangani 6 Laporan Kekerasan Terhadap Anak

Kepala Dinas PPPA Minsel Frely Lusye Turangan Senin (22/8/2022) diruang kerjanya mengatakan saat ini ada enam kasus kekerasan terhadap anak.

Penulis: Manuel Mamoto | Editor: Chintya Rantung
Isak/Tribun Manado
Kadis PPPA Minsel Frely Lusye Turangan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tingginya angka kekerasan terhadap anak di Kabupaten Minahasa Selatan berdasarkan data dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) kabupaten Minahasa Selatan disebabkan kurangnya pengawasan dari orang tua terhadap pergaulan serta penggunaan gadget.

Kepala Dinas PPPA Minsel Frely Lusye Turangan kepada Tribun Manado, Senin (22/8/2022) diruang kerjanya mengatakan saat ini ada enam kasus kekerasan terhadap anak.

"Saat ini ada enam kasus kekerasan terhadap anak yang dilaporkan warga ke dinas PPPA, dan semua terkait dengan pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur," kata Kadis Ferly.

Terkait dengan penanganan yang dilakukan oleh PPPA, mereka melakukan koordinasi dengan PPA Polres Minsel serta melakukan pendampingan terhadap pelaku dan korban anak.

" Untuk pelaku orang dewasa kami serahkan ke pihak kepolisian yang menangani dan kami melakukan pendampingan kepada korban, namun untuk pelaku anak kami juga melakukan pendampingan.

Dari setiap kejadian yang ada kami dari PPPA Minsel berkunjung langsung melihat bagaimana perkembangan mereka baik secara fisik maupun psikologi mereka.

Dalam penanganan saat ini sudah ada dua korban anak yang kami bawa ke UPTD PPA Provinsi untuk bantuan psikologi," Ujar Ferly.

Menurut Ferly, Motif kekerasan seksual terhadap anak dipicu dari perkembangan teknologi dari gadget dan medsos.

"Namun paling utama perhatian keluarga. Kasus yang terjadi karena tidak ada orang tua dirumah. Ada juga anak dititipkan pada tetangga.

Kejahatan terjadi karena ada kesempatan. Paling banyak kasus yang terjadi dari orang terdekat bukan dari orang yang tidak dikenal," papar Ferly.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved