Breaking News:

Sitaro Sulawesi Utara

Asisten II Sekda Sitaro Sulawesi Utara Canangkan Desa Cinta Statistik

Asisten II Sekertaris Daerah Kabupaten Sitaro Provinsi Sulawesi Utara Canangkan Desa Cinta Statistik.

Penulis: Octavian Hermanses | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Octavian Hermanses
Kegiatan pencanangan Desa Cinta Statistik dan launching layanan Jendela Informasi Data di Sitaro, Sulawesi Utara. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Badan Pusat Statistik Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, menggelar pencanganan Desa Cinta Statistik dan Launching Pelayanan Jendela Informasi, Senin (22/8/2022)

Kegiatan yang berlangsung di Kampung Salili Kecamatan Siau Tengah itu merupakan tindaklanjut Undang-Undang 16 Tahun 1997 Tentang Statistik dan Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 Tentang Satu Data Indonesia.

Dalam laporannya, Kepala BPS Sitaro Irena Listianawati mengatakan terdapat tiga pilot project terkait program Cinta Statistik dan Pelayanan Jendela Informasi Data di Kabupaten Sitaro.

"Di Kecamatan Siau Tengah, di Kecamatan Siau Barat Utara dan di Kecamatan Tagulandang. Tujuannya kita mendekatkan pelayanan data kita," kata Irena.

Menurutnya, dalam aplikasi Jendela Informasi Data atau Jelita ini terdapat informasi data yang dapat diakses secara offline.

"Di Sitaro ini jaringannya rawan hilang, dan kalau sudah hilang kita sangat sulit untuk memgakses data. Nah ketika kita tidak bisa mengakses webside BPS, ibu-ibu dan bapak-bapak bisa datang ke tiga kecamatan ini," ujarnya.

Terkait program Desa Cinta Statistik atau Desa Cantik, ia menerangkan tujuannya untuk meningkatkan literasi dan kesadaran seluruh perangkat dan masyarakat desa dalam penyelenggaraan kegiatan statistik.

"Kemudian kita juga mau mengawal standarisasi pengelolaan data sebagai indikator yang akan digunakan untuk setiap dinas seperti Dinas Pemberdayaan Perempuan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa juga untuk perencanaan pembangunan," terang Irena.

Sementara itu, Asisten II Sekda Agus Poputra yang mencanangkan program Desa Cantik dan melaunching aplikasi Jelita menyebut data merupakan dasar perencanaan pembangunan yang sangat vital.

"Presiden Joko Widodo dalam pidato kenegaraan tanggal 16 Agustus 2019 menyatakan bahwa data adalah jenis kekayaan baru bangsa kita. Oleh karenanya kedaulatan data harus diwujudkan," ujar Poputra.

Dalam dalam beberapa hal, lanjutnya, penyelenggaraan data masih terpisah-pisah dan tidak terpadu serta terkadang menimbulkan ketidak konsistenan antar lembaga.

"Kondisi ini menjadi cikal bakal diterbitkannya Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 mengenai Satu Data Indonesia dalam rangka memperoleh data akurat, mutakhir, terpadu dan dapat dipertanggungjawabkan," kata Poputra.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain sejumlah pejabat dari BPS Sitaro, sejumlah pimpinan OPD, Camat Siau Tengah, Kapitalau Salili serta beberapa undangan lainnya. (HER)

Chord Gitar dan Lirik Lagu Anak Menteng - Slank, Viral di TikTok

Prakiraan Cuaca Selasa 23 Agustus 2022, Berikut Daftar Lengkap 33 Daerah

Oh Wow Kata Michael Owen Terkejut Minum Es Teler, Nikmati Bakso Saat di Rumah Raffi Ahmad

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved