Kriminal

Alasan Oknum Polisi Nekat Bobol Mesin ATM, Briptu M Kurniadi: 'Gaji Saya Tidak Cukup'

Seorang oknum polisi nekat membobol mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di kota Lubuk Linggau, Sumatera Selatan, Minggu (14/8/2022).

Editor: Ventrico Nonutu
Istimewa/Foto Ilustrasi
Ilustrasi oknum polisi. Seorang oknum polisi nekat membobol mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di kota Lubuk Linggau, Sumatera Selatan, Minggu (14/8/2022). 

Di Lubuk Linggau, Briptu M Kurniadi membawa satu unit senjata api miliknya untuk berjaga.


Foto: Ilustrasi mesin ATM.

Lalu, mesin ATM tersebut diikat di bagian belakang mobil dan ditarik secara paksa.

Namun, usaha tersebut gagal hingga aksi tersebut akhirnya diketahui oleh warga sekitar.

“Ketiga temannya kabur, tersangka juga kabur tapi mobilnya tertinggal karena masih tersangkut di ATM sehingga tidak bisa bergerak,” ujarnya.

Sementara, tersangka Briptu M Kurnaidi mengaku bahwa senjata yang ia gunakan hanya untuk menakuti warga.

“Tidak saya pakai, hanya untuk menakuti saja karena posisinya banyak orang. Kami langsung kabur, tapi mobil tersangkut (di mesin ATM),” katanya.

Ia nekat menjebol mesin ATM tersebut akibat terlilit utang.

“Rencana uangnya digunakan untuk untuk bayar utang judi online. Gaji saya tidak cukup,” ungkap tersangka yang bertugas di Satuan Shabara Polres Empat Lawang tersebut.

Atas perbuatannya, Briptu M Kurniadi dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dan pengerusakan ancaman hukuman penjara selama 7 tahun.

Buat laporan palsu

Briptu M Kurniadi sempat membuat laporan palsu setelah tahu video bobol ATM di Lubuklinggau viral.

Briptu M Kurniadi merekayasa kasus seolah mobil hilang dicuri.

Pengungkapan kasus ini berawal dari penyelidikan Tim Macan Polres Lubuklinggau bawah mobil tersebut merupakan mobil Rendi warga Kabupaten Empat Lawang.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved