Breaking News
Jumat, 22 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Baru Terungkap Drama Air Mata Irjen Ferdy Sambo, Curi Simpati Lima Orang Penting

Belakangan diketahui, air mata buaya Ferdy Sambo itu hanya jadi alat untuk menjebak kenalannya dalam jebakan psikologis.

Tayang:
Editor: Alpen Martinus
Instagram @divpropampolri via Kompas TV/Dok. Handout
Motif Irjen Ferdy Sambo diragukan pengacara Brigadir J, terungkap 3 peristiwa yang munculkan keraguan. 

Kurang lebih di depan lima tokoh penting, Ferdy Sambo menangis sejadi-jadinya.

Kala itu Ferdy Sambo mengharap iba atas peristiwa karangan yang dialami istrinya. 

Belakangan diketahui, air mata buaya Ferdy Sambo itu hanya jadi alat untuk menjebak kenalannya dalam jebakan psikologis.

Cerita tersebut disampaikan Menko Polhukam, Mahfud MD.

Rupanya, Mahfud MD sudah punya firasat sejak awal bahwa kasus pelecehan yang diurai pihak Ferdy Sambo dan disangkakan pada Brigadir J memiliki kejanggalan.

Membuktikan firasatnya, Mahfud MD pun menanyai beberapa tokoh yang kenal dengan Ferdy Sambo.

"Sebelum skenario itu dimunculkan kan, tidak banyak yang tahu bahwa sudah ada jebakan psikologis kepada orang-orang tertentu untuk mendukung bahwa itu tembak-menembak," pungkas Mahfud MD dilansir TribunnewsBogor.com dari tayangan Youtube Deddy Corbuzier, Sabtu (13/8/2022).

Mengurai nama-nama yang sempat dihubungi Ferdy Sambo sesaat setelah Brigadir J dihabisi, Mahfud MD blak-blakan.

Ternyata demi melancarkan skenario pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo sampai mengakui bahwa hidupnya sedang dizolimi seseorang.

"Satu, Kompolnas, Kompolnas itu hari Senin (11/7/2022) dipanggil oleh Pak Sambo diundang ke kantornya. Hanya untuk nangis di depan Kompolnas. Nangis (bilang) 'saya teraniaya. Kalau saya sendiri ada di situ, saya tembak habis dia'. (tanya Kompolnas ke Sambo) 'apa yang terjadi pak ?' (jawab Sambo) 'saya terhina, saya dizolimi'. Nangis gitu, jawab gitu aja," ungkap Mahfud MD.

Tak cukup satu orang, Ferdy Sambo bergerak dan mendatangi anggota Kompolnas lainnya.

Di momen itu, Ferdy Sambo secara konsisten menyampaikan dialog bohongnya.

"Kapan dramanya ? baru dari Kompolnas itu, Mba Pungky pulang, enggak ngerti apa-apa. Lalu sesudah itu, (seorang anggota) Kompolnas dipanggil juga ke situ, (Sambo) nangis dengan cara sama. Berarti ada upaya pengkondisian psikologis, agar ada orang yang nanti membela menyatakan bahwa itu terzolimi, kan betul kan, Kompolnas maupun Komnas HAM, semula," imbuh Mahfud MD.

Orang ketiga yang dihubungi Ferdy SambO adalah seorang teman Deddy Corbuzier.

Sosok tersebut diakui Mahfud MD adalah orang terkenal.

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 2/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved