Brigadir J Tewas
Akhirnya Ferdy Sambo Minta Maaf, Akui Dirinya Aktor Utama Pembunuhan Brigadir J, Sengaja Merekayasa
Irjen Ferdy Sambo mengakui dirinya sebagai aktor utama dalam pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut ini fakta baru kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.
Terungkap fakta setelah Irjen Ferdy Sambo resmi ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.
Akhirnya kini Irjen Ferdy Sambo mengakui dirinya sebagai aktor utama dalam pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.
Baca juga: Profil Kafiatur Rizky, Pencetak Gol Timnas Indonesia di Final Piala AFF U16, Sukses Pukau Bima Sakti

Hal itu disampaikan Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Ahmad Taufan Damanik setelah selesai meminta keterangan dari Ferdy Sambo di Markas Komando Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat pada Jumat (12/8/2022).
Irjen Ferdy Sambo mengakui dirinya sebagai aktor utama dalam kasus pembunuhan Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J.
"Pertama adalah pengakuan saudara FS bahwa dia adalah aktor pertama dari peristiwa ini," ujar Taufan dalam konferensi pers di Mako Brimob, Jumat.
Selain itu, Ferdy Sambo mengakui bahwa dirinya yang merekayasa kematian Brigadir J.
Ferdy mengaku, kata Taufan, membuat skenario seolah-olah terjadi tembak-menembak antara Brigadir J dengan Bharada E atau Richard Eliezer sehingga menewaskan Brigadir J.
"Tapi kemudian dia mengaku itu hasil rancanganan," ujar Taufan.
Setelah mengungkapkan pengakuannya, Ferdy Sambo menyampaikan permintaan maaf kepada Komnas HAM dan masyarakat Indonesia karena ulahnya membuat kegaduhan yang panjang di ruang publik.
"Dia memohon maaf kepasa semua pihak kepada Komnas HAM dan semua pihak masyarakat Indonesia," ucap Taufan.
"Dia (Sambo) mengatakan dia lah yang paling bertanggungjawab (terhadap kasus Brigadir J)," kata Taufan.
Pengakuan Ferdy Sambo ini akan menjadi catatan penting Komnas HAM untuk kemudian menyelidiki apakah ada pelanggaran HAM dalam kasus pembunuhan Brigadir J, baik dari sisi kematian Brigadir J maupun proses pengungkapan kasus itu.
"Kita berharap nanti proses penyidikan bisa menghasilkan satu keputusan peradilan yang seadil-adilnya, sebgaimana kami sampaikan sejak awal dan merupakan fokus Komnas HAM dalam hal ini satu proses hukum yang fair termasuk pihak korban bisa mendapatkan keadilan," kata Taufan dikutip dari Kompas.com.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/akhirnya-terungkap-siapa-sosok-miss-x-dalam-kasus-pembunuhan-brigadir-j-orang-dekat-ferdy-sambo.jpg)