Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

KKB Papua

Sosok Damianus Magai Yogi, Panglima Tertinggi OPM KKB Papua yang Dituding Sebagai Agen TNI Polri

Mengenal sosok Damianus Magai Yogi, Panglima Tertinggi TPNPB-OPM dalam afiliasi KKB Papua. Disebut sebagai anggota agen TNI Polri.

Editor: Frandi Piring
Foto kabarmapegaa.com
sosok Damianus Magai Yogi, Panglima Tertinggi TPNPB-OPM dalam afiliasi KKB Papua. Disebut sebagai anggota agen TNI Polri. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sosok Damianus Magai Yogi, Panglima Tertinggi TPNPB OPM yang baru terpilih pada 2021 lalu.

Damianus Magai Yogi akhirnya terpilih sebagai panglima Tertinggi TPNPB OPM West Papua (Papua Barat), pada konferensi Tingkat Tinggi (KKT) di Paniai pada Agustus tahun lalu, seperti dilansir dari Kabarmapeega.com.

Sebelumnya, Damianus Magai Yogi bertugas sebagai pimpinan KKB di Kabupaten Paniai.

Menjabat sebagai Pemimpin Tertinggi TPNPB OPM, Damianus Magai Yogi baru-baru ini menjadi sorotan.

Ia dikabarkan menyetujui pesan pemerintah Indonesia untuk berdialog, guna penyelesaian konflik di tanah Cenderawasih.

Melansir PosKupang.com, isu tentang gencatan senjata di Papua antara KKB dan TNI Polri, sepertinya bukan angin lalu.

Pasalnya terbetik kabar kalau saat ini Panglima Tertinggi TPNPB-OPM, Damianus Magayogi telah merestui pesan Presiden Jokowi.

Hal itu tersiar melalui video yang kini viral di media sosial (medsos) belakangan ini.

Dari video itu terungkap bahwa ada pesan dari orang nomor satu di Indonesia, yakni menyelesaikan masalah di Papua dengan cara dialog.

Hanya dengan dialog, semua persoalan di Papua bisa diselesaikan tanpa harus mengorbankan jiwa dan raga.

Masih dari video yang viral itu diketahui bahwa apa yang disampaikan Presiden Jokowi itu, mendapat respon yang baik dari Damianus Magayogi.


(Foto Pasukan KKB Papua./Youtube)

Hanya saja, pria bertubuh tegap itu memberikan beberapa catatan penting kepada Presiden Jokowi bila hendak menggelar dialog.

Melalui catatan penting itu, Damianus Magayoni mengungkapkan bahwa dialog tersebut bukan atas dasar keinginan untuk berbaik-baikan dengan Indonesia.

Dialog itu senantiasa berpijak pada arah perjuangan Papua selama ini, yaitu lepas dari Indonesia yang disebutnya sebagai penjajah.

Halaman
1234
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved