Selasa, 21 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Brigadir J Tewas

Akhirnya Terungkap, Bharada E Dijanjikan ini, Saat Dipaksa Ikuti Skenario Ferdy Sambo, Bukan Uang

Sebelum menembak Brigadir J, Bharada E ternyata sempat dijanjikan sesuati untuk mengikuti skenario Ferdy Sambo.

Editor: Tirza Ponto
Grafis Tribun Manado/Dok. Handout
Akhirnya Terungkap, Bharada E Dijanjikan ini, Saat Dipaksa Ikuti Skenario Ferdy Sambo, Bukan Uang 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Bhayangkara Dua Richard Eliezer alias Bharada E telah menunjukkan keberaniannya dengan mengungkapkan fakta terkait tewasnya Brigadir Yosua.

Bharada E mengungkapkan bahwa dia menembak Brigadir Yosua atas perintah atasannya.

Irjen Ferdy Sambo kini telah ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan ajudannya Brigadir Yosua yang dilakukannya pada Jumat (8/7/2022).

Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri nonaktif Irjen Ferdy Sambo saat menjalani pemeriksaan terkait tewasnya Brigadir J di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (4/8/2022).
Mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri Irjen Ferdy Sambo ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tewasnya Brigadir J. (KOMPAS.com/ADHYASTA DIRGANTARA)

Baca juga: Susno Duadji Minta Perlindungan Bharada E: Waspadai Makanan & AC, LPSK Siap Suplai Makanan

Terungkap kini fakta terbaru bahwa sebelum Bharada E mengeksekusi Brigadir Yosua, ia mendapatkan sebuah iming-iming atau janji.

Hal itu berdasarkan penuturan Deolipa Yumara selaku kuasa hukum Bharada E.

Namun iming-iming yang dimaksud Deolipa Yumara bukan berupa uang.

Sekedar informasi, Bharada E ramai disebut menerima uang demi menjalakan 'skenario' yang telah dibuat atasannya dalam kasus penembakan Brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo, awal Juli lalu.

Dugaan tersebut pertama kali diungkap oleh pengacara Brigadir J, Kamaruddin Simanjutak.

Deolipa Yumara dengan tegas membantah Bharada E menerima uang.

"Tidak pernah ada aliran uang dalam keterangan Bharada E," ucap Deolipa saat menjadi narasumber di CNN, pada Minggu (7/8/2022)..

Deolipa kemudian menyinggung soal bujukan-bujukan halus yang didapat oleh Bharada E.

"Bujuk-bujuk ada, tapi tidak ada aliran uang," kata Deolipa.

Deolipa Yumara mengatakan, Bharada E diminta untuk mengikuti skenario pembunuhan Brigadir J.

Dia diming-imingi jaminan dirinya tetap aman setelah melakukan perbuatan melawan hukum itu.

“Perintah ‘ikutilah skenario ini supaya nanti kamu aman’, kemudian ‘yang namanya kami pimpinan, kamu laksanakanlah perintah dari kami’, begitu (isi perintah atasan Bharada E),” kata Deolipa Yumara dalam video wawancaranya berjudul ‘Merasa Tertekan, Bharada E Ngaku Dipaksa Ikuti Skenario Ferdy Sambo’ yang tayang di kanal YouTube tvOneNews, Selasa, (9/8/2022).

Sumber: TribunMedan.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved