Bolmong Sulawesi Utara

BREAKING NEWS Ruangan Kelas SMP Negeri 3 Pangi Bolmong Sulawesi Utara Disegel, Siswa Belajar di Luar

Para Siswa SMP Negeri 3 Pangi, Bolaang Mongondow (Bolmong) Sulawesi Utara terpaksa melakukan proses belajar mengajar diluar ruangan.

Penulis: Alpri Agogoh | Editor: Chintya Rantung
Ist
Kondisi SMP Negri 3 Pangi Bolmong Sulawesi Utara 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Puluhan Siswa Sekolah Menegah Pertama (SMP) Negeri 3 Pangi, Bolaang Mongondow (Bolmong) Sulawesi Utara terpaksa melakukan proses belajar mengajar diluar ruangan.

Hal ini dilakukan, lantaran gedung sekolahnya disegel oleh pihak yang mengklaim sebagai ahli waris dari lahan yang ditempati gedung sekolah tersebut.

Hal ini dikeluhkan oleh para siswa SMP N 3 Pangi, pasalnya mereka merasa tidak nyaman belajar di luar ruangan.

"Sudah hampir satu bulan kami belajar diluar" Ujar salah seorang siswa.

Kondisi SMP Negri 3 Pangi Bolmong Sulawesi Utara
Kondisi SMP Negri 3 Pangi Bolmong Sulawesi Utara (Ist)

Mereka berharap agar secepatnya bisa melakukan proses belajar mengajar diruangan kelas.

"Kami berharap supaya sekolah ini cepat dibuka kembali. Susah belajar diluar, panas dan sempit," keluh siswa-siswa SMP N 3 Pangi tersebut.

Saat dijumpai Tribunmanado.co.id, Sabtu (06/08/2022) Kepala Sekolah SMP N 3 Pangi, Martince Makasili, S.Pd mengatakan permasalahan ini sudah berlangsung dari beberapa tahun yang lalu.

"Kejadian ini sudah berlangsung dari beberapa tahun lalu. Bahkan sudah tiga kali sekolah ini disegel oleh pemilik lahan," ujar Martince.

Ia berharap semoga kegiatan belajar mengajar sudah bisa didalam ruangan kelas.

"Saya sangat berharap supaya anak-anak sudah bisa melaksanakan proses belajar mengajar seperti biasa didalam kelas," harapnya.

Kondisi SMP Negri 3 Pangi Bolmong Sulawesi Utara
Kondisi SMP Negri 3 Pangi Bolmong Sulawesi Utara (Ist)

"Kasiahan para siswa, sudah hampir satu bulan mereka tidak bisa belajar di dalam kelas," kata Kepsek SMP N 3 Pangi.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Tribunmanado.co.id hal ini sudah pernah disampaikan ke pihak Dinas Pendidikan Bolmong.

Namun sampai sekarang pihak Dinas Pendidikan Bolmong belum pernah meninjau langsung lokasi tersebut.

Bahkan menurut Jodi, salah satu keluaraga pemilik lahan tempat berdirinya sekolah tersebut, Kadis Pendidikan Bolmong beberapa kali mengingkari perjanjian untuk mebahas masalah tersebut.

"Saya tunggu dari jam tujuh pagi sampai sore, dari pihak Dinas Pendidikan Bolmong tak kunjung datang," singkat Jodi.

Baca juga: Pengakuan Mengejutkan Kamaruddin Simanjuntak, Ungkap Tolak Sogokan Ratusan Miliar Untuk Redam Kasus

Baca juga: Kejanggalan Penyelidikan dan Penyidikan Kasus Kematian Brigadir J, Ini Penjelasan IPW dan Kriminolog

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved