Minut Sulawesi Utara

Penganiayaan Balita di Minut Sulawesi Utara, Pelaku Menangis, Polisi: Ancaman Hukuman Lebih Berat

Info kasus Penganiayaan Balita di Minut Sulawesi Utara, Pelaku Menangis Saat Jumpa Pers, Polisi: Ancaman Hukuman Lebih Berat.

Penulis: Fistel Mukuan | Editor: Handhika Dawangi
Kolase Tribun Manado/Fistel Mukuan/TribunWow.com
Ibu berinisial AA, pelaku kekerasan terhadap anak di Minahasa Utara Sulawesi Utara. Menangis saat jumpa pers Jumat 5 Agustus 2022. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ibu kandung berinisial AA, pelaku penganiayaan balita di Minahasa Utara Sulawesi Utara menangis. Polisi sebut AA terancam hukuman lebih berat. 

Hal tersebut disampaikan polisi saat jumpa pers Jumat 5 Agustus 2022. 

Kasat Reskrim Polres Minut AKP Fandi Ba'u AA mengatakan bahwa jika orang tua kandung yang melakukan (penganiayaan), maka ancamannya lebih berat.

"Jika ada orang tua yang melakukan kekerasan terhadap anak kandung, itu malah lebih berat ancaman hukuman pidananya," ujar  kasat.

Ibu inisial AA melakukan kekerasan kepada anak kandungnya, balita berusia 17 bulan. 

Penganiayaan hingga meninggal dunia dilakukan di rumah kontrakan di salah satu perumahan di Desa Mapanget, Talawaan, Minahasa Utara, Sulawesi Utara.

Kasus tersebut menghebohkan warga perum bahkan viral di media sosial Facebook karena pelakunya adalah ibu kandung.

Pelaku Dihadirkan Saat Jumpa Pers

Terpantau di Polres Minut sebelum press conference, pelaku berinisial AA memakai kaos tahanan oranye, dikawal oleh polisi wanita atau polwan.

Saat berjalan menuju ruang press conference, AA terlihat menangis.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved