Brigadir J Tewas
Akhirnya Terungkap Fakta Baru Bharada E Ternyata Bukan Penembak Jitu, Ini Kata LPSK
Bharada E ternyata bukan penembak jitu seperti yang dikatakan Kombes Pol Budhi Herdi Susianto, saat menjabat Kapolres Metro Jakarta Selatan
TRIBUNMANADO.CO.ID - Terungkap fakta baru terkait tewasnya Brigadir J di rumah dinas Kadiv Porpam.
Diketahui Bharada E yang disebut pelaku penembak Brigadir J telah ditetapkan sebagai tersangka.
Namun ternyata Bharada E bukan sosok yang jago menembak atau penembak jitu.
Kombes Pol Budhi Herdi Susianto, saat menjabat Kapolres Metro Jakarta Selatan, mengungkapkan Bharada E sebagai jago tembak.
Bahkan Budhi Herdi mengungkapkan Bharada E sebagai pelatih vertical rescue, di resimen pelopor sebagai tim penembak kelas 1.
Kini pernyataan Kombes Pol Budhi Herdi Susianto ini dipertanyakan kebenarannya, sebab yang disampaikan itu berbeda dengan temuan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).
Wakil Ketua LPSK, Edwin Partogi, mengatakan Bharada E yang bernama lengkap Richard Eliezer Pudihang Lumiu, bukan sosok yang jago tembak.
Edwin Partogi menyatakan hal itu setelah LPSK melakukan pemeriksaan psikologis terhadap Bharada E.
"Pemeriksaan psikologis tiga kali. Penelusuran kami, Bharada E tidak termasuk jago tembak," ungkap Edwin pada Kamis (4/8), dikutip dari TribunNews.
Bahkan, ungkapnya, Bharada E bahkan baru mendapatkan pistol November 2021.

Foto : Bharada E ditetapkan sebagai tersangka penembakan Brigadir J di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo. (Kolase foto Tribunnews.com/TribunManado)
Latihan menembak terakhir Bharada E dilakukan pada Maret 2022. Pistol dia dapat dari Propam.
Sementara soal tugasnya, dalam keterangan pertama Polri, disebutkan sebagai ajudan.
Sementara hasil penelusuran Edwin, Bharada E bukan bertugas sebagai ajudan Irjen Ferdy Sambo, melainkan sebagai sopir.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/terungkap-bharada-e-tersangka-penembak-brigadir-j-ternyata-bukan-penembak-jitu.jpg)